Jakarta (ANTARA) - Analis komunikasi politik Hendri Satrio (Hensa) menilai langkah Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mendatangi Bursa Efek Indonesia (BEI) bisa dibaca sebagai sinyal yang menarik di tengah perhatian publik terhadap kondisi pasar.
Hensa mengatakan kehadiran pimpinan DPR di BEI memang memunculkan rasa penasaran. Namun, menurut dia, langkah itu juga bisa dimaknai sebagai upaya menunjukkan bahwa negara ikut hadir memperhatikan kondisi pasar.
"Kalau dilihat sekilas memang agak tidak biasa, tetapi DPR datang ke BEI bisa jadi punya pesan tertentu dan itu bisa saja dibaca sebagai sinyal bahwa ada perhatian terhadap situasi pasar," ujar Hensa dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Ia menilai dalam komunikasi publik, langkah seperti itu akan lebih kuat jika dijelaskan dengan baik agar masyarakat memahami maksudnya.
Menurutnya, jika memang tujuannya untuk memantau kesiapan menghadapi penilaian lembaga seperti Morgan Stanley Capital International (MSCI), maka pesan itu bisa menjadi penting bagi pasar dan publik.
"Kalau memang ingin memberi sinyal ke pasar, ya itu bagus. Tinggal bagaimana menjelaskannya ke publik supaya konteksnya lebih jelas dan tidak menimbulkan tanda tanya yang berlebihan," kata Hensa.
Ia juga mengaitkan momen itu dengan agenda Presiden Prabowo Subianto di DPR yang memuat penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal atau KEM-PPKF RAPBN 2027.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Analis: Dasco datangi BEI jadi sinyal negara perhatikan kondisi pasar
Pewarta: Benardy FerdiansyahEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026