Rantau (ANTARA) - Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga melalui program Aku Hatinya PKK guna memperkuat ketahanan pangan berbasis rumah tangga di Desa Ayunan Papan, Kecamatan Lokpaikat,
Katua TP PKK Tapin Hj. Faridah Yamani mengatakan program Aku Hatinya PKK tidak hanya berorientasi pada lomba, namun menjadi gerakan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan agar lebih produktif dan bernilai ekonomi.
“Melalui penerapan warung hidup, lumbung hidup, apotek hidup, budidaya ternak maupun budidaya ikan, diharapkan masyarakat dapat membangun kemandirian pangan dimulai dari lingkungan rumah tangga,” ujar Faridah di Rantau, Kabupaten Tapin, Senin.
Baca juga: Pemkab Tapin siapkan asuransi gagal panen akibat hama
Ia menjelaskan, Aku Hatinya PKK merupakan singkatan dari Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman yang menitikberatkan pada pemanfaatan halaman rumah untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga.
"Program tersebut juga mendorong terciptanya lingkungan sehat melalui pengelolaan sampah rumah tangga, pemeliharaan tanaman keras hingga penerapan rumah sehat di lingkungan masyarakat," ucap Faridah.
Faridah menyebutkan, Desa Ayunan Papan dipilih mewakili Kabupaten Tapin pada Lomba Aku Hatinya PKK tingkat provinsi tahun 2026 karena dinilai berhasil menerapkan pemanfaatan pekarangan secara terpadu dengan melibatkan masyarakat.
Baca juga: Pemkab Tapin waspadai hama tikus dan burung ancam produksi padi
Dalam persiapan menghadapi penilaian tingkat provinsi, kata dia, TP PKK bersama pemerintah daerah melakukan pembinaan lapangan, penyempurnaan profil desa serta pembuatan video profil sebagai bagian dari unsur penilaian lomba.
Faridah menambahkan, keberhasilan program Aku Hatinya PKK tidak hanya diukur dari capaian lomba, namun dari keberlanjutan gerakan masyarakat dalam mengelola pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga.
“Semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat inilah yang menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan lingkungan yang asri, produktif dan nyaman,” katanya menambahkan.
Faridah berharap, seluruh pihak mulai dari pemerintah daerah, desa, kelompok wanita tani hingga perusahaan swasta terus berkolaborasi agar Desa Ayunan Papan mampu menjadi percontohan pengelolaan pekarangan produktif di Kabupaten Tapin.
Pewarta: Muhammad Rastaferian PasyaEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026