Batulicin (ANTARA) - Sejumlah pemuda di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, dibekali wawasan kebangsaan (Wasbang) dan bela negara untuk menananmkan jiwa nasionalis dan memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara, serta setia pada Pancasila dan UUD 1945.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif diwakili Kepala Bakesbangpol, Nahrul Fajeri, di Batulicin Selasa, menegaskan bahwa pembekalan dan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelajar tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan budaya. 

"Ini juga menjadi sarana edukasi agar siswa atau pemuda di Tanah Bumbu mampu memahami serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila, Proklamasi Kemerdekaan, NKRI, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika di era digital dalam kehidupan sehari-hari," kata Nahrul.  

Kabid Kesatuan Bangsa pada Bakesbangpol Tanah Bumbu, Ida Romundang Lubis, mengatakan Negara Kesatuan Republik Indonesia harus terus dijaga persatuannya, termasuk di ruang digital. 

Ia juga mengingatkan tantangan yang dihadapi masyarakat di era digital seperti hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, cyberbullying, hingga polarisasi di media sosial.

Untuk menangkal hoaks, pelajar diminta lebih cermat dalam menerima informasi dengan memastikan sumber berita berasal dari situs resmi, membaca informasi secara utuh, serta melakukan cross check.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman tentang penerapan nilai Bhinneka Tunggal Ika di ruang digital, seperti menghargai perbedaan pendapat, tidak menyebarkan hate speech, serta menggunakan bahasa yang sopan saat berkomentar di media sosial.

"Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan kita tetap bersatu walaupun berbeda. Sikap toleransi harus tetap dijaga, termasuk di dunia maya," tambahnya.

Dalam sesi pemaparan, narasumber juga menyampaikan solusi menghadapi tantangan era digital bagi remaja, yakni meningkatkan literasi digital, memanfaatkan internet untuk karya dan prestasi, serta menjadi pengguna media sosial yang bijak dan beretika.



Pewarta: Sujud Mariono
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026