Banyak bahan alami dari berbagai tanaman bisa diolah menjadi produk kesehatan baik untuk obat maupun produk kecantikan dan sebagainya

Banjarbaru (ANTARA) - Tim pengabdian kepada masyarakat dari mahasiswa Program Studi Magister Farmasi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengenalkan pemanfaatan obat-obatan alami serta produk kesehatan berbasis bahan lokal kepada masyarakat Desa Awang Bangkal Barat, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

"Banyak bahan alami dari berbagai tanaman bisa diolah menjadi produk kesehatan baik untuk obat maupun produk kecantikan dan sebagainya," kata Nely Rizka Yuninda, salah satu mahasiswi yang memberikan edukasi ke warga, Minggu.

Salah satu yang diperkenalkan Nely yakni inovasi minuman kombucha bunga telang hasil fermentasi menggunakan kultur simbiotik bakteri dan ragi atau dikenal dengan istilah Scoby (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast).

Scoby dihasilkan dengan campuran teh, gula, bunga telang, maupun rosela yang difermentasi selama tujuh hingga 14 hari.

"Minuman ini bisa bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, mengandung antioksidan penangkal radikal bebas, serta probiotik alami bagi tubuh," jelasnya.

Selain itu, mahasiswa juga memperkenalkan produk bedak dingin khas Kalimantan Selatan dari sari buah bengkoang.

Bahkan ULM telah mengantongi izin BPOM untuk produk kecantikan kulit ini dan tersedia dalam varian serbuk putih maupun butiran padat.
 

Prof. Dr. apt. Sutomo memberikan bingkisan untuk aparatur di Desa Awang Bangkal Barat. (ANTARA/Firman)


Koordinator Program Studi Magister Farmasi sekaligus dosen koordinator lapangan untuk kegiatan pengabdian itu, Prof. Dr. apt. Sutomo mengatakan ada 17 mahasiswa yang  terlibat didampingi enam dosen.

Sutomo menjelaskan, melalui kegiatan itu ULM menegaskan perannya sebagai Kampus Berdampak yang tidak hanya menghasilkan riset dan inovasi, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Harapannya, potensi bahan lokal dapat dikembangkan menjadi produk kesehatan bernilai ekonomi sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Dia menambahkan, pengabdian kepada masyarakat merupakan program berkelanjutan yang akan terus dilaksanakan, terlebih angkatan saat ini merupakan angkatan pertama program magister tersebut.

“Kami menyampaikan informasi penting dari hasil riset dosen, mahasiswa, hingga narasumber eksternal yang diharapkan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan,” tambahnya.
 

Tim pengabdian Program Studi Magister Farmasi ULM bersama warga Desa Awang Bangkal Barat. (ANTARA/Firman)


Pewarta: Firman
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026