Upaya ini kita nilai penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter,
Kandangan (ANTARA) - Suasana peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel) terasa lebih semarak, dengan digelarnya Festival Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional tingkat pelajar.
Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS melalui Komite Permainan dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) ini berlangsung di Lapangan Lambung Mangkurat Kandangan, Rabu.
Festival dibuka Wakil Bupati (Wabup) HSS H. Suriani yang hadir didampingi Ketua GOW HSS Hj. Misnawati Suriani, serta turut dihadiri Ketua KPOTI HSS Haji Akhmad Fahmi, Ketua KORMI HSS Muhlis Ridhani, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Porapar, serta ratusan pelajar peserta lomba.
Baca juga: Ribuan pemain beradu lomba permainan rakyat di HSS
"Peringatan Hardiknas tidak hanya menjadi momentum mengenang jasa pahlawan pendidikan, tetapi juga memperkuat komitmen terhadap pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter, kebersamaan, serta kecintaan terhadap budaya bangsa," kata wabup dalam sambutan kegiatan.
Melalui kegiatan tersebut, menurut wabup generasi muda diharapkan dapat lebih mengenal dan melestarikan permainan tradisional yang mengandung nilai sportivitas, kejujuran, dan kebersamaan.
Pemkab HSS juga menegaskan komitmennya dalam menjaga dan mengembangkan budaya lokal sebagai bagian dari identitas daerah.
"Upaya ini kita nilai penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berakar pada nilai-nilai budaya," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati HSS turut mencoba sejumlah permainan tradisional seperti ketapel dan balogo bersama para peserta, menambah semarak suasana kegiatan.
Baca juga: Aruh permainan rakyat KPOTI HSS meriahkan rangkaian hari jadi kabupaten
Adapun sebanyak 518 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP, hingga SMA/SMK/MA, ambil bagian dalam festival ini.
Mereka berkompetisi dalam enam cabang permainan tradisional, yakni lari balok, enggrang, panahan tradisional, sumpit, balogo, dan ketapel.
Kegiatan ini juga didukung oleh 43 panitia pelaksana, dan tersebar di kawasan Lapangan Lambung Mangkurat serta area sekitarnya.
Pewarta: FathurrahmanEditor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA 2026