Banjarbaru sebagai ibu kota Provinsi Kalsel dihadapkan pada tantangan mobilitas yang semakin kompleks dan dinamis,"
Banjarbaru (ANTARA) - Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan Erna Lisa Halaby menegaskan kolaborasi antara Pemerintah Kota dan Kementerian Perhubungan RI menjadi langkah krusial menjawab tantangan mobilitas perkotaan yang semakin kompleks.
"Banjarbaru sebagai ibu kota Provinsi Kalsel dihadapkan pada tantangan mobilitas yang semakin kompleks dan dinamis," ujar Lisa Halaby di Kota Banjarbaru usai penandatanganan kerja sama di Jakarta pada Kamis.
Pemerintah Kota Banjarbaru bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kemenhub RI resmi menjalin kerja sama strategis guna memperkuat sektor transportasi berbasis sumber daya manusia unggul.
Kolaborasi ditandai penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) di Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BP2TL), Jakarta Selatan, yang langsung ditindaklanjuti dengan dua perjanjian kerja sama (PKS).
Perjanjian pertama dilakukan antara Politeknik Transportasi Darat Indonesia STTD dengan Pemkot Banjarbaru terkait pemenuhan SDM transportasi darat.
Baca juga: Anggota DPRD Banjarbaru Syamsuri dukung cafe aspirasi jadi sarana kembangkan UMKM
Sementara itu, perjanjian kedua melibatkan Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan dengan Pemkot Banjarbaru yang berfokus pada penguatan SDM di bidang keselamatan dan perhubungan darat.
Kerja sama itu menandai pergeseran arah pembangunan transportasi di Banjarbaru yang tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai penggerak utama sistem transportasi.
Kesepakatan dirancang mengoptimalkan penyelenggaraan transportasi di Banjarbaru melalui tiga fokus utama, yakni pengembangan kompetensi SDM transportasi, sinkronisasi kajian teknis antara pemerintah pusat dan daerah guna mendukung konektivitas wilayah, serta pemanfaatan fasilitas pendidikan dan pelatihan milik Kemenhub.
Baca juga: Sekda Banjarbaru minta pejabat fungsional bekerja profesional dan penuh integritas
Kepala BPSDMP Kemenhub RI Suharto menyatakan kualitas layanan transportasi sangat ditentukan oleh kapasitas SDM yang mengelolanya.
"Sinergi ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam mewujudkan sistem transportasi yang lebih modern, aman, dan efisien," katanya.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan peninjauan fasilitas pendidikan dan pelatihan di lingkungan BP2TL Jakarta sebagai bentuk kesiapan infrastruktur dalam mencetak SDM transportasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman.
Pewarta: Yose RizalEditor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.