Banjarbaru (ANTARA) - Balai Besar Penerapan dan Modernisasi Pertanian Kalimantan Selatan (BRMP Kalsel) mengoptimalkan pertanian modern bagi kesejahteraan petani di wilayah Kabupaten Tabalong melalui kolaborasi dengan pemda setempat untuk menyukseskan program Kementerian Pertanian.
"Kami memperkenalkan Program PM-AAS (Pertanian Modern-Advanced Agriculture System) sekaligus membuka ruang sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan," kata Plt. Kepala BRMP Kalimantan Selatan Dr. Wahida Annisa Yusuf di Banjarbaru, Kamis.
Dia menyampaikan berbagai peluang dukungan pemerintah pusat, termasuk rencana perbaikan Bendungan Jaro serta pelaksanaan kegiatan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Tabalong.
Pemerintah Kabupaten Tabalong diharapkan dapat segera mengusulkan lokasi prioritas guna mendukung optimalisasi program tersebut di lapangan.
Selain itu, disampaikan pula adanya potensi pengembangan lahan melalui skema cetak sawah rakyat (CSR) dengan luas mencapai sekitar seribu hektar di wilayah Kabupaten Tabalong.
Potensi ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat basis produksi pertanian daerah.
Wahida mengungkapkan, dari sisi usulan daerah, beberapa CPCL (Calon Petani Calon Lokasi) telah diajukan, di antaranya untuk bantuan penanganan banjir dan pengembangan padi gogo.
Usulan tersebut telah diterima oleh BRMP dan akan diteruskan kepada Direktorat Jenderal teknis terkait untuk proses lebih lanjut.
Sementara itu, CPCL untuk program IRPIP dan IRPOM masih dalam tahap verifikasi, dengan beberapa catatan perbaikan yang perlu dilengkapi.
Bupati Tabalong M. Noor Rifani menegaskan komitmennya mendukung penuh implementasi program pertanian modern di daerahnya.
Dia pun mengapresiasi perhatian pemerintah pusat melalui BRMP.
Ke depan, diharapkan kolaborasi ini dapat terus diperkuat, mengingat masih banyak petani di Tabalong yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan kesejahteraan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kabupaten Tabalong Fahrul Raji turut menegaskan kesiapan jajaran teknis daerah dalam mengawal implementasi program di lapangan.
Pewarta: FirmanEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.