Keterlibatan masyarakat sangat penting dalam membangun upaya pencegahan yang efektif,”

Tanjung (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tabalong, Kalimantan Selatan membekali para ketua RT di Kelurahan Pembataan, Tanjung, dan Sulingan terkait Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Kepala BNNK Tabalong, AKBP HM Tukiman mengatakan penyuluhan ini untuk meningkatkan pemahaman serta peran aktif masyarakat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan masing-masing.

“Keterlibatan masyarakat sangat penting dalam membangun upaya pencegahan yang efektif,” jelas Tukiman, Kamis.

Ia  menegaskan permasalahan narkotika merupakan ancaman serius yang bersifat terorganisir dan melibatkan jaringan luas, sehingga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Karena itu  memerlukan perhatian serius dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika, khususnya di kalangan generasi muda yang rentan terpengaruh lingkungan.

Ia juga menyoroti bahaya penggunaan rokok elektrik (vape/pod) yang saat ini semakin marak, termasuk potensi penyalahgunaan zat berbahaya jenis baru (New Psychoactive Substances/NPS) dalam bentuk cairan.

“Orangtua harus mampu menjadi contoh yang baik serta mengontrol aktivitas anak dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Baca juga: Di hadapan Komisi III DPR, Kepala BNNP Kalsel paparkan kinerja lebihi target

Selain itu  pecandu narkotika wajib menjalani rehabilitasi sebagai bagian dari proses pemulihan, baik melalui rawat jalan maupun rawat inap sesuai hasil asesmen tim rehabilitasi.

Pendekatan yang dilakukan menitikberatkan pada aspek kemanusiaan guna membantu pemulihan individu secara menyeluruh.

Penyuluhan yang diinisiasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tabalong mengambil tema 
 "Penguatan Pencegahan dan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat dalam Mendukung Indonesia Bersih Narkoba” diikuti 16 peserta.



Pewarta: Herlina Lasmianti
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026