Tanjung (ANTARA) - Yayasan Jagal Ganteng Syariah (YJGS) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan membekali 100 peserta pelatihan   manajemen kurban  dari Kalsel - Kalteng soal penyembelihan hewan secara halal.

Ketua YJGS Tabalong Ustadz H Fahmi Anshari mengatakan pelatihan  manajemen kurban ini bagian dari  syiar dakwah berupa pendidikan dan pelatihan kepada masyarakat tentang pemahaman kehalalan dalam penyembelihan.

"Peserta kita beri wawasan terkait  ilmu fiqih kurban, teknik penyembelihan yang halal dan ihsan hingga  merobohkan sapi dan  mengasah golok sembelih agar super tajam," jelas Ustadz Fahmi, Minggu 

Pelatihan ini juga sejalan dengan  visi misi YJGS Tabalong yakni  melindungi, menjaga, keabsahan dan kehalalan penyembelihan dan  melakukan standarisasi terkait penyembelihan sesuai syariat Islam.

Fahmi  menyampaikan apresiasi atas  dukungan Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani untuk keberangkatan  15 juru sembelih  mengikuti sertifikasi pelatihan  di  Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) di Kota Bogor. 

"Kita menargetkan satu desa ada satu juru sembelih halal sehingga masyarakat tidak perlu mendatangkan Juleha dari luar Tabalong," tambah  penasehat DPD Juleha Tabalong ini.

Baca juga: Desi Suryanti jabat Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Tabalong

Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani mengatakan pelatihan ini dapat  meningkatkan pemahaman dan kompetensi juru sembelih  sehingga ke depan pelaksanaan qurban dapat berjalan lebih tertib, higienis, profesional dan  sesuai   syariah Islam.

"Kita harus menekankan kepada para peserta bahwa yang mereka lakukan ini adalah dalam rangka menuntut ilmu untuk syiar," ungkap Noor Rifani. 

Selain itu pelatihan ini  bagian penting  memperkuat kapasitas SDM lokal, khususnya para juru sembelih halal, agar semakin terampil dan memiliki sertifikasi yang sesuai. 

Ini sejalan dengan komitmen Pemkab  Tabalong dalam meningkatkan kualitas SDM yang unggul dan berdaya saing.

Baca juga: Satlantas Polres Tabalong edukasi pengguna jalan

 



Pewarta: Herlina Lasmianti
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026