Banjarmasin (ANTARA) - Tokoh Humas Provinsi Kalimantan Selatan Drs Amanul Yakin Anan menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) membentuk pengurus cabang di Banjarmasin, Kalsel.
Mantan Kepala Biro Humas, Protokol dan Tata Usaha Pimpinan Pemprov Kalsel era tahun 1980-an tersebut di Banjarmasin, Sabtu, menyampaikan, dengan adanya Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhumas Banjarmasin ini peran humas bisa kembali bangkit dan berkembang.
"Dulu peran humas ini bukan main," ucapnya.
Sebagai salah satu anggota yang dilantik pada BPC Perhumas Banjarmasin, Amanul berharap dapat memberikan sumbangsih dan warna untuk kemajuan organisasi ke depannya.
Dia optimistis dengan kolaborasi tidak hanya humas di pemerintahan tapi juga perusahaan dan sektor lainnya, pers humas kembali kuat dan berkembang secara proporsional dan profesional.
Baca juga: Perhumas lantik BPC Banjarmasin perkuat kompetensi humas di Kalimantan
Ketua Umum Perhumas Boy Kelana Soebroto, MCIPR mengukuhkan Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhumas Banjarmasin, Kalimantan Selatan periode 2026-2029.
Boy didampingi Sekretaris Umum Perhumas Benny Siga Butarbutar dan Wakil Ketua Umum Perhumas Dr Dian Agustine Nuriman juga melantik para pengurus DPC Perhumas Banjarmasin tersebut diketuai Bangkit Pratama di Aula Universitas Islam Kalimantan (Uniska) di Barito Kuala, Sabtu.
Baca juga: Dirut ANTARA tegaskan AI tak boleh gantikan peran komunikasi
Boy menyampaikan, pengukuhan dan pelantikan BPC Perhumas Banjarmasin ini merupakan tonggak sejarah di Pulau Kalimantan.
"Karena di Pulau Kalimantan baru satu ini, dan BPC Banjarmasin ini menjadi yang ke-20 cabang Perhumas di seluruh wilayah Indonesia," ujarnya.
Menurut dia, ini bukti nyata bahwa pers kehumasan terus tumbuh, menguat dan relevan di tingkat nasional maupun daerah.
Kehadiran BPC Banjarmasin ini, lanjut Boy, bukan hanya menambah jumlah cabang, tapi juga penegasan bahwa Provinsi Kalimantan Selatan memiliki potensi besar dalam memperkuat ekosistem komunikasi publik profesional, kolaboratif dan berintegritas.
"Banjarmasin bukan sekedar kota, tapi memiliki karakter sangat kuat dikenal sebagai Kota Seribu Sungai, Banjarmasin memiliki budaya sungai yang membentuk cara hidup, interaksi dan pola komplikasi masyarakatnya," kata Boy.
Dia juga menyampaikan, daerah ini tidak hanya memiliki wisata yang sudah nasional, yakni pasar terapung, tapi simbol dinamika komunikasi publik terbuka dan interaksi.
Karenanya dia berharap, BPC Perhumas Banjarmasin berperan strategis menjadi penggerak kekuatan kompetensi dan profesionalisme insan pers di Kalimantan.
"Sebagai wadah lintas sektor antarpemerintah, akademisi, media dan industri," ujarnya.
Dia menyatakan, Perhumas terus mendorong penguatan tiga hal utama, yakni pertama soliditas organisasi dan kaderisasi, kedua penguatan kapasitas di tengah transparansi digital dan ketiga penguatan kolaborasi lintas sektor dan lintas wilayah.
Pewarta: SukarliEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026