Amuntai (ANTARA) - Bupati Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan Sahrujani membuka Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Daerah di Aula KH. Idham Chalid, Kota Amuntai, pada Rabu.
Pemkab HSU bersama Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui kreativitas aparatur.
Sahrujani menegaskan bahwa inovasi daerah merupakan kewajiban setiap kepala daerah sesuai undang-undang guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Setiap kepala daerah wajib melaporkan inovasi tahunan yang akan dinilai melalui ajang IGA sebagai tolok ukur kemajuan daerah," ujar Sahrujani.
Sahrujani menambahkan bahwa kreativitas adalah kunci visi "HSU Bangkit" untuk jadikan daerah sebagai pusat agrominapolitan yang unggul dan kompetitif di Kalimantan.
"Melalui inovasi, kita dapat meningkatkan pelayanan publik, mendorong partisipasi warga, serta memperkuat daya saing daerah di tingkat nasional," tambahnya.
Dia juga menantang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar lebih produktif menciptakan terobosan baru melebihi program-program unggulan yang telah dibuat kepala daerah.
Baca juga: Ketua GOW HSU buka workshop Akademi Burung Dara di HSU
"Saya harap ASN jangan kalah dengan pimpinan. Mari berlomba-lomba menciptakan inovasi baru demi kemajuan pembangunan di Hulu Sungai Utara," tegasnya.
Pemerintah daerah menargetkan minimal 250 inovasi pada tahun 2026 ini untuk mempertahankan predikat kabupaten sangat inovatif yang telah diraih sebelumnya.
Baca juga: Tim Verifikator nilai HSU sangat layak jadi tuan rumah Porprov
Pewarta: Alya Salwa Ramadhina L PEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.