Tanjung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan melakukan evaluasi dan penguatan inovasi daerah menuju predikat Nasional dengan jumlah pembaharuan terbanyak lingkup Dinas Pendidikan setempat mencapai 104.
Kepala Bapperinda Kabupaten Tabalong H Arianto mengatakan hasil rekap inovasi dalam aplikasi Dinda (Database Inovasi Daerah) terdata sebanyak 355 inovasi dari seluruh perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, puskesmas hingga unit pelaksana teknis (UPT).
"Inovasi terbanyak lingkup Dinas Pendidikan (107 inovasi) dari total 355 inovasi dalam aplikasi Dinda," jelas Arianto, Rabu.
Arianto menambahkan indeks inovasi di Kabupaten Tabalong juga meningkat dari 91,7 menjadi 92,7 yang akan terus dijaga melalui evaluasi dan perbaikan yang berkelanjutan.
Untuk terus mendongkrak inovasi daerah di "Bumi Saraba Kawa'" ini Bapperinda setempat
berkomitmen melakukan kegiatan strategis diantaranya evaluasi inovasi daerah,
penjaringan, coaching clinic dan
perbaikan serta pendampingan aplikasi Dinda hinggan penginputan ke Kemendagri.
Sebelumnya kegiatan evaluasi dan penguatan inovasi daerah yang diikuti 126 peserta dibuka Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani dengan menghadirkan narasumber dadi Kementerian Dalam Negeri (Yusharto Huntoyungo, Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri).
"Inovasi harus mampu memberikan solusi nyata, meningkatkan kualitas pelayanan publik serta bermanfaat langsung bagi masyarakat," jelas Noor Rifani.
Ia pun meminta semua perangkat daerah dapat melakukan refleksi secara menyeluruh terhadap inovasi yang telah dilaksanakan.
Para perangkat daerah harus memiliki komitmen yang kuat dalam membangun dan mengelola inovasi.
"Saya mendrong kolaborasi antar perangkat daerah dengan melibatkan masyarakat, dunia usaha, dan akademisi, serta pastikan setiap inovasi memiliki dampak yang jelas," tambah Haji Fani.
Selain itu inovasi berorientasi pada peningkatan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat sehingga memperkuat posisi Kabupaten Tabalong sebagai daerah yang unggul dalam inovasi.
Pewarta: Herlina LasmiantiEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026