Banjarmasin (ANTARA) - Guru Haji Saiful Anshari dalam tausyiah di Masjid Assa'adah Komplek Beruntung Jaya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) menyatakan, bahwa di balik ujian ada kasih sayang Allah. 

"Seorang Muslim yang beriman hendaknya menyadari, bahwa di balik ujian Allah ada kasih sayang Nya," ujar Guru Saiful dalam tausyiahnya di hadapan jamaah Masjid Assa'adah tersebut sesudah shalat Subuh,. Selasa. 

Guru Saiful menyatakan itu dalam kajian rutin "Sifat 20" atau tarekat "Asysy'ariyah" yang dikembangkan Abul Hasan Al Asysy'ari, seorang ahli tarekat dunia Islam.

Pada kesempatan kali ini membicarakan tentang Nafsiyah yaitu keberadaan Allah Yang Maha Kuasa lagi Maha Pencipta. "Artinya keberadaan Allah tidak tergantung pada apapun atau siapapun. Kita dan alam semesta tidak ada, Allah tetap ada," katanya. 

Sementara itu manusia dan alam semesta ada, karena berkat Rasulullah Muhammad saw. "Oleh sebab itu, hidup kita ini pada dasarnya mencontoh Rasulullah SAW. Jadi apa yang mau kita sombongkan. Kita juga cuma mencontoh," lanjut Guru Saiful. 

Baca juga: Guru Saiful ingatkan kaum muslim jangan tinggalkan shalat

Pada kesempatan tersebut, guru yang juga pengasuh salah satu pondok tahfiz (penghafal qur'an) di Kota Banjarmasin menambahkan, bshawa  "orang pahirian" (orang yang suka iri hati) sama dengan tidak ridha dengan kehendak Allah. 

"Sebab seseorang itu bahagia atau tidak, dan kaya atau tidak. Semua itu kehendak Allah SWT," ujar guru yang pernah menuntut ilmu agama di Pondok Pesantren Al Amin Pemangkih (sekitar 153 km utara Banjarmasin), Kabupaten Hulu Sungai Tengah tersebut. 

Ia mengaku, kurang senang melihat seorang Muslim yang kaya raya, sementara yang bersangkutan tidak/jarang shalat serta perilaku kurang baik. "Karena hal tersebut sama dengan pembiaran," katanya. 

Baca juga: Guru Saiful ungkap makna zahir dan batin dari Asmaul Husna

Sebelum mengakhiri tausyiah, dia mengingatkan pula, bahwa nikmat itu belum tentu rahmat. "Sebagai contoh orang kaya yang kena rampok. Dan perempok tersebut tak mungkin merampok orang miskin," demikian Guru H Saiful Anshari. 

Guru H. Saiful Anshari saat tausyiah di Masjid Assa'adah Komplek Beruntung Jaya Banjarmasin, sesudah shalat Subuh, Selasa (14/4/2026). (ANTARA/Syamsuddin Hasan)

 



Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026