Banjarbaru (ANTARA) - Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Erna Lisa Halaby meninjau hari pertama uji coba Car Free Day (CFD) yang disambut antusias masyarakat sekaligus memberi dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

 

Peninjauan dilakukan Lisa di lokasi uji coba CFD Jalan Panglima Batur, Minggu pagi, sekaligus menegaskan kawasan tidak hanya menjadi ruang publik bagi warga untuk berolahraga, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku UMKM.

 

"Pelaku UMKM sudah disosialisasikan berjualan di area pedestrian. Mereka mengaku terbantu perluasan kawasan CFD karena menambah penghasilan di luar aktivitas jualan sehari-hari," ujar Lisa saat mengunjungi stan UMKM di depan SD Negeri 1 Komet.


Baca juga: Pemkot Banjarbaru berlakukan "car free day" di Jalan Panglima Batur
 

Menurut Lisa, pelaksanaan perdana CFD di Jalan Panglima Batur, yang sebelumnya di seputaran Lapangan Dr Murdjani, berjalan tertib dan lancar dan tahap awal, kawasan CFD berlaku mulai dari Bundaran Amaco hingga Simpang Empat kantor Samsat.

 

"Alhamdulillah pelaksanaan hari pertama uji coba berjalan lancar dan tertib. Masyarakat antusias dan para UMKM juga sudah memahami aturan untuk berjualan di atas trotoar agar tidak mengganggu aktivitas warga yang menikmati suasana," ucapnya.

 

Lisa menekankan, pemkot akan terus melakukan evaluasi pelaksanaan CFD agar manfaatnya semakin optimal, baik dari sisi kenyamanan masyarakat menikmati kawasan dan peningkatan ekonomi pelaku usaha.

 

Salah satu pelaku UMKM, Asih, mengaku merasakan langsung dampak positif dari pemberlakuan CFD yang diperluas di Jalan Panglima Batur dibuktikan dari jumlah pembeli meningkat signifikan dibandingkan hari biasa.


Baca juga: Wali Kota Lisa Halaby dorong peningkatan ekonomi kerakyatan di Pasar Bauntung
 

"Alhamdulillah hari pertama sudah ada sekitar 30 pembeli, dan tentu sangat membantu kami sebagai pelaku UMKM karena biasanya sulit dapat pembeli dalam waktu singkat pada akhir pekan. Sekarang sekitar satu jam sudah puluhan pembeli," ungkapnya.

 

Dikatakan, suasananya juga lebih luas dan tidak membosankan sehingga menguntungkan bagi UMKM maupun masyarakat yang melakukan berbagai aktivitas seperti jogging, bersepeda, bermain sepatu roda, hingga jalan santai sepanjang kawasan itu.

 

Kepala Dinas Perhubungan Banjarbaru Muhammad Mirhansyah, mengatakan antusiasme warga cukup tinggi sejak pagi hari dan memanfaatkan kawasan CFD mulai dari Simpang Empat kantor Samsat menuju Bundaran Amaco untuk berbagai aktivitas.

 

"Meskipun kawasan ditutup untuk kendaraan bermotor, petugas tetap memberikan akses bagi kendaraan dengan keperluan darurat, seperti menuju fasilitas kesehatan, sementara kendaraan lainnya dialihkan ke jalur alternatif," katanya.
 

Baca juga: Pemkot Banjarbaru dorong kesadaran masyarakat kelola sampah mulai rumah

 



Pewarta: Yose Rizal
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026