Rantau (ANTARA) - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, melakukan seleksi sebanyak 110 pelajar tingkat SMA sederajat yang lolos administrasi guna mengikuti tahapan lanjutan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026.
Kepala Kesbangpol Tapin Akhmad Syofyan di Rantau, Selasa, mengatakan seleksi tahun ini diikuti 140 pendaftar, namun hanya 110 peserta dinyatakan memenuhi syarat administrasi.
“Dari 140 pendaftar, sebanyak 110 peserta dinyatakan lulus administrasi dan berhak mengikuti tahapan seleksi lanjutan,” ujarnya.
Syofyan menjelaskan, peserta yang mengikuti seleksi terdiri dari 59 putra dan 51 putri. Tahapan seleksi dimulai sejak 6 April 2026 hingga 11 April 2026, diawali dengan pemeriksaan administrasi.
Pada hari kedua, kata dia, peserta menjalani tes wawasan kebangsaan (TWK) dan tes intelegensi umum (TIU) secara daring yang terintegrasi dengan sistem pusat.
Baca juga: Pemkab Tapin perkuat layanan hadapi penilaian Ombudsman
“Tes TWK ini terhubung langsung dengan sistem pusat, dengan nilai ambang batas 70. Peserta yang tidak memenuhi otomatis gugur,” kata Syofyan.
Ia menyebutkan, seluruh tahapan seleksi menggunakan sistem gugur, meliputi tes kesehatan, parade, baris-berbaris, kesamaptaan, hingga kepribadian untuk menjaring kandidat terbaik.
Syofyan menambahkan, penerapan sistem seleksi terintegrasi dan pengawasan ketat menjadi kunci menjaga kualitas serta integritas peserta sejak tahap awal.
Baca juga: PKK Tapin salurkan telur tekan stunting di Lokpaikat
“Setiap peserta diperiksa ketat, mulai dari identitas hingga memastikan tidak ada alat komunikasi saat tes berlangsung. Pelaksanaan berjalan lancar dan tanpa kecurangan,” tambahnya.
Menurut dia, seleksi ini tidak hanya menitikberatkan kemampuan fisik, tetapi juga menyasar kualitas intelektual dan karakter peserta sebagai representasi generasi muda daerah.
Kesbangpol Tapin menargetkan, hasil seleksi mampu melahirkan wakil terbaik untuk bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
“Dari seleksi ini akan dipilih tiga pasang terbaik putra dan putri untuk mengikuti seleksi tingkat provinsi, dengan harapan bisa melaju ke tingkat nasional,” ucap Syofyan.
Syofyan berharap, proses seleksi ini menjadi pintu lahirnya generasi muda berkarakter kuat, disiplin, dan memiliki semangat nasionalisme tinggi dalam menjalankan tugas pengibaran bendera pada peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Pewarta: Muhammad Rastaferian PasyaEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026