Martapura (ANTARA) - Bupati Banjar, Kalimantan Selatan, Saidi Mansyur menginstruksikan percepatan realisasi anggaran di pemerintahan Kabupaten Banjar agar menjadi prioritas utama memasuki triwulan II tahun anggaran 2026.
Penegasan itu disampaikan bupati dalam sambutan tertulis dibacakan Asisten Administrasi Umum Setda Banjar Rakhmat Dhany pada apel kerja gabungan lingkup Pemkab Banjar di halaman Kantor Bupati Banjar, Senin.
Bupati Saidi menekankan seluruh perangkat daerah agar tidak lagi menunda pelaksanaan program dan kegiatan, serta segera menggenjot serapan anggaran sesuai target yang telah ditetapkan sebelumnya.
"Kami instruksikan kepada seluruh perangkat daerah untuk mempercepat realisasi anggaran. Tidak boleh ada penundaan, seluruh program harus segera dijalankan berpedoman pada ketentuan yang berlaku," ujar Saidi.
Baca juga: Bupati Banjar kukuhkan 32 pengurus PABPDSI periode 2026--2028
Ia juga menyoroti rendahnya capaian realisasi hingga akhir Triwulan I TA 2026 yang masih jauh dari harapan dengan realisasi belanja daerah baru mencapai 16,50 persen, sementara pendapatan 22,65 persen.
Menurut Saidi, kondisi itu harus segera dibenahi dengan langkah konkret dan terukur, sehingga tidak berdampak pada pencapaian target pembangunan daerah yang ditetapkan pada triwulan II yang akan dijalani.
"Capaian masih di bawah target sehingga kami minta seluruh SKPD bekerja lebih cepat, lebih fokus, dan lebih terukur agar realisasi anggaran pada Triwulan II bisa mencapai target minimal," ucapnya.
Dikatakan Saidi, pihaknya menetapkan target minimal realisasi pada Triwulan II, yakni belanja pegawai serta barang dan jasa masing-masing sebesar 50 persen, dan belanja modal minimal sebesar 40 persen.
Baca juga: Pemkab Banjar fokus kendalikan inflasi dan jaga pasokan bahan pokok
"Percepatan anggaran tidak hanya soal serapan, tetapi juga harus diiringi kualitas belanja yang efektif, efisien, dan tepat sasaran. Pastikan setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan manfaat bagi masyarakat," pesannya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi antara realisasi anggaran dengan capaian kinerja, sehingga program pemerintah benar-benar berdampak langsung pada pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Bupati turut memberikan perhatian pada sektor sosial, khususnya peran Dinas Sosial P3AP2KB melayani kelompok rentan dan minta program perlindungan sosial dijalankan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Pewarta: Yose RizalEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026