Banjarbaru (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kalimantan Selatan (Kalsel) menyiagakan tim dan membuka layanan 24 jam guna mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau tahun ini.
Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat dan Pemadam Kebakaran Damkar Kalsel Maulana Fatahillah di Banjarbaru, Selasa, mengatakan penguatan kesiapsiagaan dilakukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta dukungan sarana prasarana.
“Seluruh personel damkar mendapatkan penguatan kemampuan teknis agar siap menghadapi berbagai kondisi darurat, terutama kebakaran lahan yang berpotensi meluas pada musim kering,” ucapnya.
Selain peningkatan SDM, Damkar Kalsel memastikan kesiapan peralatan melalui pemeliharaan rutin armada dan perlengkapan, sehingga seluruh unit dapat berfungsi optimal saat terjadi kebakaran.
Damkar Kalsel saat ini memiliki satu unit mobil pemadam jenis medium pressure berkapasitas 6.000 liter serta unit water supply dengan pompa portable, dengan total tujuh unit armada yang siap dioperasikan.
Maulana menyebutkan sebaran armada tersebut berada di dua wilayah utama, yakni dua unit di Banjarmasin dan lima unit di Banjarbaru, guna mempercepat respons penanganan kebakaran di kawasan rawan.
Ia menyampaikan bahwa personel disiagakan selama 24 jam dengan formasi lima orang per regu di Banjarmasin dan enam orang per regu di Banjarbaru, ditambah regu cadangan dan tim khusus yang siap diterjunkan sewaktu-waktu.
Dalam upaya pencegahan, Damkar Kalsel juga memperkuat koordinasi lintas instansi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan kesiapan menghadapi potensi karhutla.
“Hingga saat ini, belum terdapat laporan kejadian karhutla di Kalimantan Selatan, sementara layanan pengaduan tetap dibuka selama 24 jam melalui nomor 0811 519 113 agar masyarakat dapat segera melaporkan kejadian kebakaran,” ujar Maulana.
Pewarta: Tumpal Andani AritonangEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026