Kotabaru, Kalsel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, melakukan percepatan pencegahan dan penurunan stunting (PPPS) melalui kegiatan Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang).
Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, mengatakan, visi pembangunan nasional yang diusung oleh Presiden yaitu, Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045, yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama.
“Dalam asta cita ke-4 ditegaskan pentingnya penguatan sektor kesehatan dan gizi, termasuk percepatan penurunan stunting,” katanya di Kotabaru, Selasa.
Dikatakan, kegiatan ini menjadi bagian penting pemerintah daerah guna menyelaraskan program percepatan penurunan stunting secara lebih efektif dan terarah.
Syairi juga memaparkan, pemerintah telah menetapkan target ambisius untuk menurunkan prevalensi stunting menjadi 14,4 persen pada tahun 2029, dan mencapai 5 persen pada tahun 2045.
“Ini bukan sekedar angka, tetapi komitmen untuk memastikan generasi masa depan Indonesia tumbuh sehat, cerdas dan produktif,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan, berdasarkan data survei kesehatan Indonesia, prevalensi stunting di Kabupaten Kotabaru menujukkan fluktuasi yang perlu menjadi perhatian serius.
Tahun 2021 sebesar 21,8 persen, meningkat pada tahun 2022 menjadi 31,6 persen kemudian menurun pada tahun 2023 menjadi 20,1 persen, namun kembali naik pada tahun 2024 menjadi 23,2 persen.
“Data ini menujukkan bahwa upaya kita selama ini sudah memberikan hasil, namun masih belum konsisten dan memerlukan penguatan yang lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Wakil Bupati berharap, berbagai permasalahan dan kendala yang masih dihadapi di tingkat kecamatan dan desa dapat diidentifikasi sehingga dapat dirumuskan solusi yang komprehensif dan dapat dijalankan secara bersama-sama.
“Saya berharap melalui forum ini, kita dapat menghasilkan rumusan program prioritas yang benar-benar menyentuh akar permasalahan, berbasis data, serta dapat diimplementasikan secara efektif ditingkat desa dan kecamatan,” imbuhnya.
Ia mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat komitmen dan kerja sama dalam upaya percepatan penurunan stunting di daerah.
Pewarta: Imam Hanafi/aqsinEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026