Tanjung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, menyusun Rencana Kerja Pemerintah  Daerah tahun 2027 yang fokus pada penguatan daya saing SDM dan investasi sektor unggulan daerah.

Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani mengatakan meski ada efisiensi anggaran namun pembangunan yang dihasilkan nantinya tetap berdampak bagi masyarakat.

"Saya berharap pembangunan mendatang tetap berdampak bagi masyarakat meski terjadi pengurangan anggaran," jelas Noor Rifani saat membuka Musrenbang RKPD 2027, Senin.

Baca juga: Pemkab Tabalong dorong sektor UMKM atasi warga miskin ekstrem

Penguatan daya saing SDM dan investasi sektor unggulan daerah dengan dukungan infrastruktur berkualitas dan berkelanjutan menjadi tema Musrenbang RKPD 2027.

Bagi Haji Fani (sapaan bupati)  pertumbuhan investasi pada sektor-sektor unggulan daerah diyakini  mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 Semua itu tentu harus ditopang oleh infrastruktur yang baik, merata, dan berkelanjutan.

"Manfaatkan  forum ini sebaik-baiknya dengan memberikan gagasan dan masukan yang konstruktif," tambah Haji Fani. 

Baca juga: Pemkab Tabalong siapkan langkah strategis sebagai pintu gerbang IKN

Untuk investasi daerah, Haji Fani memastikan pengoperasian Bandara Udara Warukin menyusul rencana perpanjangan runway sarana transportasi udara ini.

Kepala Bapperinda Tabalong H Arianto mengatakan musrenbang ini sebagai wadah menyerap aspirasi, masukan dan saran untuk sinkronisasi pembangunan tahun anggaran 2027.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Tabalong H Mustafa menyampaikan sebanyak  600 usulan pokir sebagai aspirasi masyarakat di antaranya bidang infrastruktur dan kewilayahan (240 usulan), bidang pendidikan dan  SDM (110 usulan),  kesehatan (90 usulan) dan ekonomi (80 usulan).

"Bidang kesehatan usulan berupa penguatan layanan puskesmas, posyandu hingga penanganan stunting," jelas Mustafa.
 



Pewarta: Herlina Lasmianti
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026