Banjarmasin (ANTARA) - Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Provinsi Kalimantan Selatan mengintensifkan pemeriksaan komoditas yang masuk melalui jalur laut hingga udara pada masa arus balik Lebaran 1447 Hijriah, baik di pelabuhan maupun bandara guna menjamin keamanan konsumsi masyarakat.

 

Anggota Tim Kerja Karantina Hewan Karantina Kalsel Fallah Fernando mengatakan, petugas melakukan pemeriksaan dokumen dan fisik terhadap setiap komoditas yang tiba di pelabuhan.

 

“Kami periksa dokumen setiap komoditas, baik hewan, ikan, maupun tumbuhan, lalu dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik untuk memastikan kesesuaian muatan,” ujar Nando di sela-sela pemeriksaan komoditas di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Rabu.

 

Ia menjelaskan, koordinasi dengan karantina daerah asal menjadi kunci dalam pengawasan tersebut, termasuk melalui sistem pendataan internal untuk memastikan kesesuaian data komoditas sejak keberangkatan hingga tiba di tujuan.


Baca juga: Karantina Kalsel operasi patuh periksa 110 truk di Pelabuhan Trisakti
 

“Berdasarkan data posko pelayanan hari pertama arus balik khusus di Pelabuhan Banjarmasin, Karantina Kalsel mencatat tujuh dokumen komoditas karantina hewan yang didominasi telur tetas dan telur konsumsi, serta 16 dokumen karantina tumbuhan berupa sayuran dan buah-buahan,” katanya.

 

Ia memastikan, pengawasan dilakukan sesuai Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan yang mewajibkan setiap pengguna jasa melaporkan komoditas saat keberangkatan maupun kedatangan.

 

Selain pemeriksaan di kantor layanan, petugas juga melakukan survei langsung ke atas kapal untuk memastikan tidak ada komoditas yang belum terdata.

 

“Kami mengecek kendaraan, jenis muatan, hingga estimasi jumlah komoditas agar data sesuai dengan kondisi di lapangan,” kata Nando.


Baca juga: Karantina Kalsel uji kelaikan konsumsi 1,1 ton udang dikirim ke Jatim
 

Sejauh ini, Karantina Kalsel belum menemukan pelanggaran prosedur di area pelabuhan, sementara pengawasan terus dilakukan selama 24 jam untuk menjaga kelancaran arus logistik pada masa arus balik periode Lebaran 2026.

 

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin mencatat arus balik di pelabuhan setempat mulai terjadi pergerakan pada hari ini 25 Maret 2026, dengan jumlah penumpang kapal tiba sekitar 1.009 orang, sementara puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 28 Maret 2026.



Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026