Setelah kita petakan, salah satu yang segera kita terapkan adalah sistem E-Lapor yang langsung dikelola oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Ke depan akan kita kembangkan hingga kabupaten/kota bahkan sampai tingkat desa,”

Banjarbaru (ANTARA) - Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong transformasi digital bagi koperasi dan pelaku UMKM, melalui “ E-Lapor Koperasi”, yaitu platform digital yang dikelola langsung oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Dr Rahmaddin MY , MSi  melalui Kepala  Bidang Kelembagaan Dinas Koperasi dan UMKM Kalsel, Bambang Dedi M, di Banjarbaru, Selasa, mengatakan inovasi tersebut lahir dari hasil pemetaan kondisi koperasi di daerah.

“Setelah kita petakan, salah satu yang segera kita terapkan adalah sistem E-Lapor yang langsung dikelola oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Ke depan akan kita kembangkan hingga kabupaten/kota bahkan sampai tingkat desa,” ujarnya.

Menurut Bambang, E-Lapor dirancang untuk memantau kinerja, perkembangan, dan pembangunan koperasi di Kalimantan Selatan secara lebih terstruktur dan akurat. Melalui sistem ini, pengurus koperasi cukup mengisi format laporan secara daring tanpa harus datang langsung ke kantor provinsi.

Dalam aplikasi tersebut, koperasi diminta melaporkan berbagai aspek, mulai dari legalitas hukum, kondisi permodalan, kinerja usaha, hingga kendala yang dihadapi di lapangan.

“Dengan sistem ini, kami bisa mengetahui kondisi riil koperasi. Koperasi yang sudah maju bisa menjadi contoh, sementara yang masih membutuhkan pembinaan akan menjadi prioritas perhatian kami,” jelasnya.

Baca juga: Kalsel fokus pembinaan Koperasi Merah Putih perkuat struktur ekonomi daerah

Ia menambahkan, kehadiran E-Lapor Koperasi akan memangkas birokrasi, menghemat waktu dan biaya, sekaligus mempercepat respons pemerintah dalam memberikan solusi terhadap persoalan koperasi.

Digitalisasi ini juga dinilai selaras dengan perkembangan Revolusi Industri 4.0 yang ditandai dengan pemanfaatan teknologi informasi, internet of things (IoT), big data, cloud computing, serta kecerdasan buatan (AI).

“Ekosistem digital ini tidak hanya mendorong efisiensi internal koperasi, tetapi juga membuka peluang lebih besar dalam membangun koperasi sebagai pilar ekonomi digital rakyat,” katanya.

Baca juga: Safari Ramadan Pemprov Kalsel dan Pemkab HSS perkuat sinergi dan silaturahmi

Dinas Koperasi dan UMKM Kalsel optimistis, dengan inovasi E-Lapor, koperasi dan UMKM di daerah akan semakin adaptif terhadap perubahan zaman serta mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan ekonomi digital.

"Program ini masih dalam tahap awal pengembangan dan sosialisasi, namun jika sudah diluncurkan segera dapat diimplementasikan secara luas di seluruh wilayah Kalimantan Selatan," pungkasnya.



Pewarta: Latif Thohir
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026