Banjarmasin (ANTARA) - Ustadz Haji Mohammad Mobarak dalam tausyiah di Masjid Assa'adah Komplek Beruntung Jaya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin mengungkap keutamaan membaca Al-Qur'an.
Mobarak sengaja mengungkap keutamaan membaca Al-Qur'an karena bertepatan Ramadhan atau bulan Allah turunkan kitab suci bagi umat Islam tersebut.
Sebelum lebih jauh bicara keutamaan membaca Al Qur'an, Ketua Tim Kemasjidan, Hisab Rukyat dan Bina Syari'ah Kementerian Agama (Kemenag) Kalsel tersebut menjelaskan, pengertian Al-Quran dalam ilmu bahasa yaitu bacaan sejalan dengan ayat pertama kitab suci umat Islam, iqra = bacalah.
Dengan mengutip Hadits Rasulullah Muhammad SAW, dia mengatakan, bahwa Al Qur'an akan memberi safaat di hari kemudian atau di alam akhirat kelak.
Ia menambahkan,. bahwa Al-Qur'an mu'jizat istimewa atau luar biasa Allah berikan kepada Rasulullah SAW dan bermanfaat sepanjang zaman. "Berbeda dengan Nabi/Rasul lain, yang hanya pada masanya saja," kata Mobarak.
Ia mencontohkan mujizat Nabi Musa alaihi salam (as) berupa tongkat yang bisa menjadi ular serta dapat membelah laut.
Baca juga: Ustadz Fahri ungkap rahasia Nuzul Qur'an dan malam qadar
Begitu pula mu'jizat Nabi Nuh as, membuat perahu besar buat mengurungi bencana banjir dan dapat menyelamatkan sebagian pengikut, ungkapnya sesudah Shalat Subuh.
Ia menambahkan, sebagaimana Hadits Rasulullah SAW riwayat Imam Buchari, bahwa sebaik-baik orang yaitu orang yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkan.
"Oleh sebab itu, mari belajar Al-Qur'an walau sudah usia tua tak perlu malu, kalau belum bisa membaca Qur'an agar jangan penyesalan pada hari kemudian, " ajak Ustadz Mohammad Mobarak.
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026