Kami berkomitmen menghadirkan infrastruktur kendaraan listrik yang andal sehingga masyarakat pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman, khususnya saat mobilitas masyarakat meningkat pada Ramadan hingga Idul Fitri

Banjarbaru (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah memastikan kesiapan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) mendukung kelancaran perjalanan masyarakat pengguna kendaraan listrik selama arus mudik Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.

 

Kesiapan tersebut dilakukan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode mudik Lebaran sekaligus sebagai bentuk komitmen perusahaan milik negara itu dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.

 

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono di Banjarbaru, Senin mengatakan pihaknya terus berupaya menghadirkan infrastruktur kendaraan listrik yang andal agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman, khususnya pada momen Ramadan hingga Idul Fitri.

 

"Kami berkomitmen menghadirkan infrastruktur kendaraan listrik yang andal sehingga masyarakat pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman, khususnya saat mobilitas masyarakat meningkat pada Ramadan hingga Idul Fitri," ujarnya.

Baca juga: Pegawai PLN UID Kalselteng salurkan sembako untuk dhuafa, lansia dan guru TPQ

Iwan menjelaskan, saat ini PLN UID Kalselteng menyediakan sebanyak 73 unit SPKLU yang tersebar di 46 lokasi strategis baik di wilayah Kalimantan Selatan maupun Kalimantan Tengah dan fasilitas itu diharapkan dapat memudahkan pengguna kendaraan listrik melakukan pengisian daya selama perjalanan, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan jarak jauh.

 

Salah satu mobil listrik yang sedang melakukan pengisian baterainya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum mendukung (SPKLU) milik PLN UID Kalselteng beberapa waktu lalu. (ANTARA/HO-Humas PLN Kalselteng)

 

Iwan menekankan, keberadaan SPKLU itu juga menjadi bagian dari upaya PLN mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia sekaligus mendukung transisi energi menuju penggunaan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan.

 

"Kami terus berupaya memperluas dan memperkuat jaringan SPKLU di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah agar pengguna kendaraan listrik semakin mudah menemukan fasilitas pengisian daya terdekat," ucapnya.

Baca juga: PLN UID Kalselteng nyalakan 40 rumah lewat Program LUTD

Dikatakan Iwan, dari total 73 unit SPKLU yang tersedia, PLN UID Kalselteng menyediakan berbagai spesifikasi pengisian daya yang dapat disesuaikan kebutuhan pengguna kendaraan listrik terdiri dari dua unit ultra fast charging berdaya 60 kW, sepuluh unit fast charging berdaya 25 kW hingga 50 kW, 56 unit medium charging berdaya 22 kW, serta lima unit standar charging berdaya 7 kW.

 

Selain itu, PLN juga memastikan jarak antar SPKLU di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah telah dirancang memberikan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik yang melakukan perjalanan antar daerah.

 

"Rata-rata jarak antar SPKLU sekitar 41,35 kilometer, infrastruktur yang tersedia saat ini dinilai sudah sangat memadai mendukung perjalanan kendaraan listrik di wilayah Kalselteng, sehingga pengguna kendaraan tidak perlu khawatir saat melakukan perjalanan," tambahnya.

 

PLN UID Kalselteng juga mengimbau masyarakat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile guna memudahkan pencarian lokasi SPKLU terdekat serta memantau ketersediaan fasilitas pengisian daya secara real time.

 

Melalui berbagai kesiapan itu, PLN berharap dapat memberikan layanan kelistrikan yang andal sekaligus mendukung mobilitas masyarakat yang lebih ramah lingkungan selama Ramadhan hingga Idul Fitri.

 

 



Pewarta: Yose Rizal
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026