Walau tinggal sedikit hari lagi sepuluh hari terakhir Ramadhan dimana terdapat malam qadar, mari kita manfaat manfaatkan semaksimal mungkin,"

Banjarmasin (ANTARA) - Ustadz H Abdurrahman Siddiq dalam tausyiah di Masjid Assa'adah Komplek Beruntung Jaya Banjarmasin mengajak kaum muslim memanfaatkan "Lailatul Qadar" atau malam qadar. 

"Walau tinggal sedikit hari lagi sepuluh hari terakhir Ramadhan dimana terdapat malam qadar, mari kita manfaat manfaatkan semaksimal mungkin," ajak mantan Pembantu Pegawai Pencatat Nikah, Talak Ruju' (P3NTR) Kantor Urusan Agama (KUA) Banjarmasin Selatan itu, Minggu.

Ustadz yang sering membimbing ibadah umrah itu menganjurkan, itikap di masjid pada malam hari serta memperbanyak amal ibadah guna lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan berdo'a meminta pada Nya. 

Namun dalam tausyiahnya di hadapan jamaah Shalat Subuh Masjid Assa'adah itu, Ustadz tersebut mengingatkan, bahwa ada empat golongan do'anya tertolak atau tidak Allah terima. 

Baca juga: Ustadz Walad dalam tausyiah ungkap rahasia dunia

Ia menyebutkan empat golongan yang doanya tertolak pada malam qadar antara lain orang durhaka atau berani kepada kedua orang tua, masih mengonsumsi hamar (Allah haramkan) seperti narkoba. 

Selain itu, seseorang yang memutus silaturahmi atau orang yang bertengkar selama tiga hari berturut-turut tidak tegus sapa. 

Oleh karena itu, "tampulu" (mumpung) masih ada kesempatan sambung kembali silaturahmi, serta segera bertegur sapa bagi mereka yang ada pertengkaran. 

Begitu pula, berbaktilah kepada kedua orang tua selagi masih hidup, dan ziarah kubur jika memungkinkan. "Minimal mendoakan atau mengirimi bacaan/amal ibadah kepada orang tua yang sudah tiada, demikian Abdurrahman Siddiq. 

Ustadz H Abdurrahman Siddiq saat tausyiah di Masjid Assa'adah Komplek Beruntung Jaya Banjarmasin, sesudah Shalat Subuh, Ahad (15/3/2026). (ANTARA/Syamsuddin Hasan)



 



Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026