Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan,

Banjarmasin (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kalimantan dalam kondisi terjaga aman dan terkendali sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Pengelolaan pasokan tersebut dilakukan melalui sistem logistik energi yang terintegrasi serta pemantauan distribusi secara berkala guna menjaga kelancaran penyaluran BBM ke berbagai daerah.

Area Manager Communication Relations & CSR Regional Kalimantan Edi Mangun saat dikonfirmasi di Banjarmasin, Sabtu  mengatakan, Pertamina terus memastikan stok BBM di wilayah Kalimantan dalam kondisi aman sekaligus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pembelian yang berlebihan dapat mengganggu kelancaran distribusi yang selama ini berjalan normal. Dengan penggunaan yang bijak distribusi energi dapat terus terjaga sehingga seluruh masyarakat tetap mendapatkan akses BBM,” ujar Edi.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga Kalimantan tambah 890 ton LPG 3 Kg jelang Ramadhan dan Nyepi

Dia menegaskan, pembelian yang tidak wajar atau panic buying berpotensi mengganggu distribusi energi yang selama ini berjalan normal sehingga masyarakat diharapkan tetap menggunakan BBM secara bijak.

Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus memastikan kebutuhan energi masyarakat dunia usaha dan perekonomian nasional tetap terpenuhi dengan baik.

Perusahaan juga terus memantau kondisi distribusi energi di berbagai wilayah termasuk Kalimantan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Secara nasional Pertamina Patra Niaga mengelola stok operasional BBM yang berada pada kisaran sekitar 21 hari sebagai bagian dari sistem logistik energi nasional.

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menjelaskan, stok tersebut merupakan pasokan operasional yang disimpan dalam kapasitas penimbunan nasional untuk disalurkan kepada masyarakat.

“Stok sekitar 21 hari yang dikelola Pertamina Patra Niaga merupakan stok BBM yang secara normal selalu dijaga dalam sistem logistik energi nasional. Stok ini terus dilakukan top up atau penambahan produk melalui produksi dari kilang domestik maupun pengadaan impor yang telah direncanakan jauh hari sebelumnya,” kata Roberth.

Baca juga: Pertamina Kalimantan apresiasi Menkum dukung penguatan HKI UMKM Kalsel

Lebih lanjut, dia menambahkan pengelolaan rantai pasok energi dilakukan secara terintegrasi mulai dari pengadaan minyak mentah dan produk BBM pengolahan di kilang transportasi hingga distribusi ke berbagai wilayah Indonesia.

Pertamina Patra Niaga juga terus memantau perkembangan situasi global termasuk dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi mempengaruhi pasokan energi.

Selain itu, ucapnya, dengan berbagai langkah tersebut Pertamina Patra Niaga memastikan rantai pasok energi nasional tetap berjalan dengan baik sehingga kebutuhan masyarakat di Kalimantan maupun wilayah lain di Indonesia dapat terpenuhi secara optimal.

Apabila masyarakat memerlukan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.



Pewarta: Gunawan Wibisono
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026