Berharap dengan sinkronisasi visi dan misi daerah, aspirasi yang disampaikan melalui anggota legislatif dapat terakomodasi,

Kandangan (ANTARA) - Ketua Komisi III DPRD Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), Yuniati mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) mencari solusi terbaik dalam memaksimalkan realisasi pokok pikiran (pokir) yang diserap dari hasil reses anggota legislatif.

“Kami memahami adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, namun menurut kami harus ada solusi agar pokir tetap terserap maksimal, dalam mendukung pelaksanaan pembangunan di daerah,” ujar Yuniati dalam keterangan di Kandangan, Rabu.

Pihaknya menegaskan bahwa pokir merupakan representasi aspirasi masyarakat yang dihimpun anggota DPRD, baik melalui reses maupun penyampaian langsung.

Baca juga: DPRD HSS-eksekutif bahas pokok pikiran legislatif

Dan sebagai wakil rakyat, pihaknya pun tentu berharap aspirasi tersebut dapat terakomodasi demi kepentingan publik, serta pentingnya sinkronisasi antara pihak eksekutif dan legislatif supaya pokir dapat terealisasi.

Hal ini pun mesti diselaraskan dengan visi-misi Bupati, maka dengan pokir DPRD dinilai krusial untuk mewujudkan semboyan “membangun desa menata kota” tersebut.

“Kita berharap dengan sinkronisasi visi dan misi daerah, aspirasi yang disampaikan melalui anggota legislatif dapat terakomodasi dengan baik,” tambahnya.

Baca juga: DPRD HSS ingatkan penyelarasan arah kebijakan dan prioritas pembangunan

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten HSS  H Muhammad Noor,mengatakan pemda memberikan perhatian serius terhadap setiap masukan dari DPRD.

"Meski demikian kita perlu menggarisbawahi, bahwa realisasi program tetap bergantung pada kondisi keuangan daerah," ungkapnya.

Ditambahkan sekda, seluruh proses perencanaan dan penganggaran tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, skala prioritas pembangunan, serta keselarasan dengan visi dan misi daerah.



Pewarta: Fathurrahman
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026