Safari Ramadan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi wujud komitmen pemerintah hadir mendengarkan aspirasi masyarakat sekaligus mempererat ukhuwah islamiah di tengah masyarakat
Martapura (ANTARA) - Wakil Bupati Banjar, Kalimantan Selatan Said Idrus Al Habsyi menegaskan Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin tahunan tetapi wujud komitmen pemerintah daerah hadir di tengah masyarakat, menyerap aspirasi, sekaligus mempererat ukhuwah islamiah.
Hal tersebut disampaikan wabup bersama rombongan pejabat Pemkab Banjar pada Safari Ramadan hari keempat di Masjid Nurul Huda, Desa Rantau Bujur, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Ahad sore.
"Safari Ramadan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi wujud komitmen pemerintah hadir mendengarkan aspirasi masyarakat sekaligus mempererat ukhuwah islamiah di tengah masyarakat," ujarnya.
Wabup mengajak warga Kecamatan Aranio untuk bersama-sama menjaga sarana dan prasarana yang dibangun pemerintah dan fasilitas publik harus dimanfaatkan penuh tanggung jawab serta ditumbuhkan rasa memiliki sebagai aset bersama.
"Kami mengajak seluruh masyarakat Desa Rantau Bujur dan sekitarnya memaksimalkan ibadah di bulan suci ini. Mari ramaikan masjid dan musala dengan salat tarawih berjamaah dan tadarus Al Qur'an," ajaknya.
Baca juga: Pemkab Banjar siap laksanakan Pilkades serentak 2026
Pelaksana Tugas Camat Aranio Riza Rusadi, menuturkan Desa Rantau Bujur kini sudah dapat diakses melalui jalur darat dan enam desa di Kecamatan Aranio yang hanya bisa dijangkau transportasi sungai dan danau.
"Kami berharap ke depan, dukungan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait memfasilitasi pembangunan dan pengaspalan jalan yang belum tersentuh infrastruktur memadai," ucapnya mewakili warga.
Baca juga: Pemkab Banjar resmikan empat puskesmas dukung pemerataan pelayanan
Safari Ramadan diisi penyerahan bantuan Pemkab Banjar di antaranya bantuan keuangan bersifat khusus untuk pembangunan dan perbaikan sarana ibadah kepada Masjid Nurul Huda sebesar Rp50 juta.
Bantuan hibah bidang keagamaan untuk pertumbuhan Takmir Masjid Al-Muttaqin Desa Tiwingan Lama sebesar Rp439,7 juta, bantuan satu kotak Al Qur'an, bantuan sosial paket sembako serta satu paket mukena.
Pewarta: Yose RizalEditor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA 2026