Operasi ini kami laksanakan berdasarkan surat perintah dari Komandan Lanud Sjamsudin Noor,
Banjarmasin (ANTARA) - Satuan Polisi Militer Angkatan Udara (Satpom AU) Lanud Sjamsudin Noor menggelar Operasi Penegakkan dan Penertiban (Gaktib) Yustisi “Citra Wida Garuda” 2026 secara gabungan di tempat hiburan malam (THM) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, guna menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Ramadhan.
Operasi yang dilaksanakan, Sabtu malam hingga Minggu dini hari itu menyasar sejumlah tempat hiburan malam di wilayah Kota Banjarbaru dan sekitarnya.
Komandan Satuan Polisi Militer (Dansatpom) Lanud Sjamsudin Noor Mayor Pom Hendrik Yoneska di Banjarbaru, Minggu, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan surat perintah dari Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman Lamhot P. Ambarita.
"Operasi ini kami laksanakan berdasarkan surat perintah dari Komandan Lanud Sjamsudin Noor sebagai bentuk komitmen menjaga disiplin prajurit dan ketertiban di wilayah," ujar Hendrik.
Mayor Hendrik menjelaskan operasi Yustisi ini melibatkan unsur gabungan dari POM Angkatan Darat, POM Angkatan Laut, Propam Polri, Bea Cukai, Dinas Perhubungan, hingga Satpol PP Banjarbaru.
Sasaran utama dalam kegiatan tersebut, kata Hendrik, adalah anggota TNI yang berada di tempat hiburan malam serta pihak lain yang melakukan pelanggaran aturan.
"Selain mencari anggota TNI, kami juga melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung lainnya yang berpotensi menimbulkan pelanggaran karena razia ini sifatnya gabungan, ada unsur dari Satpol PP juga," tegasnya.
Razia dilaksanakan di sejumlah lokasi hiburan malam seperti tempat karaoke dan bilyar di kawasan Jalan Trikora hingga Jalan Panglima Batur, Banjarbaru.
Petugas yang mengenakan helm putih memeriksa satu per satu pengunjung yang dicurigai berperawakan mirip anggota TNI atau Polri dengan meminta menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
"Tujuan utama operasi ini untuk menjaga kondisi wilayah Banjarbaru dan sekitarnya agar tetap aman dan tenteram, terutama dalam menyambut Bulan Ramadhan, serta meminimalisir pelanggaran anggota," tegas perwira menengah Angkatan Udara itu.
Pewarta: Gunawan WibisonoEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026