Banjarmasin (ANTARA) - Ustadz Haji Aspani Anshari kembali mengungkapkan keutamaan Shalat Israq dan Dhuha, dalam tausyiahnya di Masjid Al Falah Komplek Bumi Pemurus Permai, Kelurahan Pemurus Dalam, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).
"Sebagaimana Hadits Rasulullah Muhammad saw; bahwa sesudah Shalat Subuh melaksanakan Shalat Israq ganjaran pahala sama dengan sempurna melakukan ibadah umrah," kutip alumnus Universitas Al Azhar Kairo Mesir tersebut sesudah shalat Subuh Senin.
Begitu juga bagi yang melaksanakan Shalat Dhuha sesudah Shalat Israq, selain mendapat kemurahan rezeki, juga dapat menghapuskan dosa:dosa kecil terdahulu, lanjut Ustadz Aspani mengutip Hadits Rasulullah SAW.
"Namun melaksanakan Shalat Israq dan Shalat Dhuha itu bersambung dengan Shalat Subuh tanpa jeda (tenggang waktu dengan kegiatan lain) kecuali bsramal ibadah sementara menunggu tibanya kedua shalat sunnah tersebut," tambah Guru Aspani.
Baca juga: Ustadz Aspani ingatkan kaum Muslim waktu-waktu diharamkan shalat
Pasalnya, ujar pendiri/pengasuh salah satu pondok/madrasah di Kelurahan Pemurus Dalam tersebut, ada waktu-waktu yang terlarang untuk shalat seperti saat matahari terbit, matahari berada di atas kepala atau tegak lurus, dan saat matahari terbenam.
"Oleh sebab itu, orang melaksanakan Shalat Israq saat matahari terbit hingga baiknya matahari setinggi tombak haram," Ujar Ustadz Aspani seraya menjelaskan, sebagaimana perhitungan para ulama harus lebih sekitar 16 menit sejak awal matahari terbit.
Ustadz Aspani sengaja mengungkap atau mengingatkan kembali keutamaan Salah Israq dsn Dhuha, karena mungkin ada yang lupa serta belum mengetahui bagaimana seharusnya.
Ustadz Aspani juga mengritisi orang-orang yang mau Shalat Jum'at masuk masjid sesudah khatib naik ke atas mimbar, karena hal itu tidak mendapatkan pahala Jum'at.
Baca juga: Ustadz Aspani: Tayamum jadi pengganti mandi wajib saat tak ada air
"Kan zaman sekarang banyak orang mau Shalat Jum'at terlebih dahulu ngobrol di luar masjid sambil makan pentol, sesudah khatib naik ke mimbar, baru masuk masjid," demikian Aspan Anshari.
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026