Banjarbaru, Kalsel (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan melalui pertemuan Pola Pangan Harapan (PPH) mengambil langkah strategis dalam upaya peningkatan ketahanan pangan daerah.
Kepala Seksi Penganekaragaman Konsumsi Pangan DKP3 Banjarbaru Hetty Maria di Banjarbaru, Kamis, mengatakan penerapan PPH tidak sekadar memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga memastikan keseimbangan gizi, keberagaman bahan pangan serta kemandirian pangan melalui optimalisasi sumber daya lokal.
Baca juga: DPRD HST evaluasi polemik mekanisme bansos dan ketahanan pangan
Kegiatan dengan mengusung tema “Mewujudkan Pola Pangan Harapan Yang Ideal Melalui Peningkatan Akses dan Kualitas Konsumsi Pangan Lokal” itu, katanya, untuk mencoba membahas dan mengidentifikasi kebutuhan gizi masyarakat serta menganalisis situasi pangan saat ini.
Selain itu, menyusun strategi untuk meningkatkan kualitas konsumsi pangan lokal, seimbang, dan beragam.
"Harapan kami bapak ibu dapat berpartisipasi aktif dalam ekspose ini untuk berbagi pengalaman dan memberikan masukkan yang berharga, mari kira bersama-sama untuk mewujudkan pola konsumsi pangan yang lebih baik bagi masyarakat," katanya.
Dalam rangka finalisasi penyusunan PPH, peserta mendapatkan paparan hasil analisis kondisi konsumsi pangan masyarakat Banjarbaru berdasarkan indikator skor PPH, tren pola makan serta tantangan yang memengaruhi preferensi pangan saat ini, termasuk perubahan gaya hidup dan peningkatan konsumsi pangan instan.
Melalui kegiatan finalisasi ini, DKP3 Banjarbaru menargetkan tersusun dokumen acuan resmi PPH sebagai panduan kegiatan edukasi, intervensi kebijakan pangan, pemberdayaan masyarakat, penyusunan program lintas sektor, serta evaluasi capaian ketahanan pangan daerah.
Dengan komitmen bersama seluruh pihak, pihaknya optimistis bahwa PPH dapat diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan sehingga ke depan Banjarbaru mampu mencetak generasi yang lebih sehat, mandiri, dan produktif.
Baca juga: Brimob Kalsel garda terdepan bantu kawal ketahanan pangan
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan organisasi perangkat daerah dan para pemangku kepentingan terkait yang turut berperan dalam pengembangan dan ketersediaan pangan daerah, sedangkan narasumber dari Badan Pusat Statistik Kota Banjarbaru Damayanti Indah Nuswantari.
