Balangan (ANTARA) - Sejumlah warga Perumahan Balai Pangeran, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan kembali dilanda kebanjiran hingga masuk ke dalam rumah.
“Saat banjir saya dengan keluarga sedang berada di dalam kamar, air seketika masuk dan barang di dalam rumah hanyut akibat banjir di komplek ini,” kata Isti salah satu warga setempat di Paringin, Rabu.
Baca juga: Balangan tetapkan status siaga bencana hidrometeorologi hingga Januari 2026
Padahal, Isti menuturkan bagian depan rumah sudah ditinggikan, karena sebelumnya juga sering terdampak banjir apabila hujan deras berlangsung.
Bahkan, diungkapkan Isti, drainase di depan rumah sudah dibuat dan aliran sungai juga sudah ditangani, tetapi harus dicari sumber luapan air yang mengakibatkan banjir.
“Pihak perumahan harus mencari solusi lagi atas musibah banjir ini, supaya setiap hujan deras itu airnya tidak menumpuk di satu tempat saja, karena ini sangat merugikan saya dan warga lain di komplek ini,” ungkap wartawan media Banjarmasin Post tersebut.
Baca juga: Pemkab Balangan salurkan bantuan untuk warga Desa Mihu terdampak banjir
Isti menyebut musibah banjir yang dia alami ini sudah terjadi sebanyak lima kali, semenjak kondisi jalan lebih tinggi daripada rumahnya.
Sementara Amin, warga Komplek Balai Pangeran lainnya, mengeluhkan sudah lelah dengan musibah banjir yang terus berulang kali terjadi.
“Kita sudah lelah banjir ini berulang kali terus terjadi, setelah air surut tinggal lumpur yang tersisa di dalam rumah,” ujar Amin.
Sebelumnya, warga Perumahan Balai Pangeran Kecamatan Paringin Selatan dilanda banjir setinggi mata kaki orang dewasa hingga air masuk ke dalam rumah pada beberapa waktu lalu.
Baca juga: Warga Kaladan keluhkan sering kebanjiran
