Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), memberikan apresiasi kepada para pejuang lingkungan untuk perorangan, komunitas maupun institusi yang telah menunjukkan dedikasi terhadap isu lingkungan sepanjang 2025.
Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda di Banjarmasin, Selasa, menyampaikan apresiasi tersebut dikemas melalui ajang Banjarmasin Environmental Awards 2025 dengan sejumlah kategori penghargaan.
Baca juga: Banjarmasin kembali raih predikat daerah tertib ukur tingkat nasional
“Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas kerja keras dan inovasi para pejuang lingkungan. Terus konsisten, itu yang paling penting, sebagai pengingat bahwa tugas menjaga lingkungan adalah tugas kita bersama, dari rumah tangga hingga sektor industri,” ujarnya.
Ia menuturkan, para pejuang lingkungan layak mendapat penghargaan karena kontribusinya sangat besar dalam upaya penanganan darurat sampah di kota itu.
Sebagaimana diketahui, Kota Banjarmasin menetapkan status darurat sampah sejak ditutupnya Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Basirih oleh Kementerian Lingkungan Hidup pada 1 Februari 2025.
Dengan keterlibatan berbagai pihak yang membantu pemerintah kota menangani produksi sampah mencapai 600 ton per hari, penanganan darurat sampah dapat ditanggulangi dengan baik, terutama setelah penerapan pilah sampah dari sumber berjalan efektif.
Ananda menyebut penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas upaya individu, komunitas, dan institusi dalam menjaga kelestarian lingkungan, terlebih di tengah tantangan perubahan iklim dan persoalan sampah perkotaan.
Baca juga: Ratusan pasangan nikah siri ikuti sidang isbat nikah terpadu di Banjarmasin
“Pertahankan penghargaan ini tahun depan. Kita tahu hampir 50 persen sampah di Kota Banjarmasin didominasi food waste. Artinya masih ada masyarakat yang membuang makanan, padahal banyak warga kita yang kesulitan mencari sesuap nasi. Saya berharap kesadaran ini tumbuh di semua kalangan,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya edukasi dan partisipasi aktif masyarakat, serta memastikan pesan tersebut tersampaikan secara merata, termasuk kepada generasi muda.
“Harapan saya, Banjarmasin Environmental Award bisa menjadi milestone untuk memastikan program dan penanganan isu lingkungan dapat berkelanjutan dan melibatkan generasi muda,” katanya.
Adapun penerima penghargaan dalam Banjarmasin Environmental Awards 2025 terdiri dari tujuh perusahaan pada kategori Perusahaan/Badan Usaha dan Bank Sampah Induk Peduli Lingkungan, delapan perusahaan pada kategori Profer Hijau dan Biru, puluhan sekolah penerima Adiwiyata tingkat kota dan provinsi, enam kelurahan terbaik, serta belasan nasabah bank sampah terbaik.
Baca juga: Banjarmasin segera terapkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
