Banjarbaru (ANTARA) - Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan Erna Lisa Halaby harapkan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) mampu menumbuhkan generasi Qur'ani dan berakhlak mulia di kota setempat.
"Kami berharap MTQ ini mampu menumbuhkan generasi Qur'ani yang memiliki akhlak mulia, cerdas dan siap membawa Kota Banjarbaru menuju masa depan gemilang," ujar Lisa saat membuka MTQ di Banjarbaru, Selasa.
Lisa menekankan, MTQ bukan hanya menjadi ajang lomba, tetapi juga bagian dari upaya Pemkot Banjarbaru menumbuhkan generasi Qur'ani serta memperkuat identitas Banjarbaru sebagai kota yang maju dan religius.
Baca juga: Banjarbaru kirim 100 kafilah ikuti MTQ Kalsel di Kabupaten Banjar
Di sisi lain, MTQ bukan sekadar lomba membaca Al-Qur’an, melainkan jadi momentum meningkatkan minat untuk mempelajari, memahami serta mengamalkan nilai-nilai Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
"Banyaknya jumlah peserta MTQ menunjukkan akan kecintaan warga Banjarbaru terhadap Al-Qur’an makin berkembang dan mengakar bukan sekadar angka, tetapi kebanggaan bagi kita semua," ucapnya.
Dikatakan, Pemkot bersama seluruh komponen masyarakat berkomitmen memperluas pembinaan, memperkuat lembaga tahfiz dan tilawah, serta menciptakan ekosistem pendidikan Qur'ani yang berkelanjutan.
Baca juga: Wali Kota: MTQ jadi sarana tingkatkan syiar Islam
Hal itu sejalan visi Kota Banjarbaru yakni Elok, Maju, Adil dan Sejahtera (Emas) dijabarkan pada misi ke dua mewujudkan sumber daya manusia yang berakhlak mulia dan berdaya saing di segala bidang.
"Kami berharap, kegiatan bernuansa religius dan meningkatkan syiar Islami ini dapat melahirkan bibit unggul yang membawa nama baik daerah dalam ajang MTQ tingkat Provinsi Kalsel maupun tingkat nasional," harapnya
Diketahui, MTQ ke-XX tingkat Kota Banjarbaru tahun 2025 diikuti 600 orang mendaftar tetapi hanya 415 kafilah yang berhak mengikuti defile saat pembukaan di depan Balai Kota Banjarbaru, Selasa.
Pembukaan ditandai wali kota dan Wakil Wali Kota Sartono bersama Forkopimda disaksikan undangan dan peserta termasuk masyarakat dengan menabuh alat musik rebana dalam suasana penuh kegembiraan.
Baca juga: PLN wujudkan listrik "tanpa kedip" selama MTQ XXXIV di Banjarbaru
