Direktur Utama Perumda Pasar Banjarmasin M Abdan Syakura di Banjarmasin, Sabtu, menyampaikan, laba yang diraih itu dikumpulkan dari Januari hingga September 2025 dari pengelolaan pasar-pasar tradisional.
Baca juga: Pemkot Banjarmasin tingkatkan penanganan sampah di pasar tradisional
"Sebagai Perumda yang baru beroperasi setahun ini, keuangan perusahaan menunjukkan dalam kondisi sehat," ujarnya.
Diungkapkan dia, untuk target pendapatan kotor Perumda Pasar Banjarmasin tahun 2025 sebesar Rp13,7 miliar.
Dinyatakan dia, optimistis target ini bisa tercapai seiring pembenahan sistem pembayaran dan peningkatan kedisiplinan para pedagang.
Menurut dia, menjadi salah satu kendala utama saat ini oleh pola pembayaran retribusi yang belum konsisten.
Mengingat, ada pedagang yang membayar mulai awal tahun, ada juga yang melunasi pada akhir tahun.
"Jadi di pertengahan tahun kami seperti kehilangan aliran kas, karena mereka menabung dulu. Tahun ini kami mulai benahi agar pembayaran dilakukan setiap bulan secara teratur," kata Abdan.
Baca juga: Wali Kota Banjarmasin lantik Dirut dan Dewas Perumda Pasar Baiman
Dia menyebutkan, langkah ini diharapkan dapat mengurangi jumlah piutang perusahaan pada tahun mendatang.
Selain soal manajemen keuangan, Perumda Pasar Banjarmasin juga tengah menyiapkan program revitalisasi terhadap sejumlah Pasar Tradisional yang kondisinya sudah tua.
"Kami ingin Pasar tidak hanya layak dari sisi bangunan, tapi juga lebih tertata mulai dari tata letak, display produk hingga kenyamanan pedagang dan pembeli. Semua itu kami tingkatkan secara bertahap,” tuturnya.
Dia berharap, dengan pembenahan di berbagai sektor dilakukan, kinerja Perumda Pasar Banjarmasin yang mengelola sebanyak 52 pasar tradisional dapat semakin optimal pada triwulan ini.
"Kemudian dapat memperkuat peran Pasar Tradisional dalam perekonomian kota," ujarnya.
Baca juga: Pemkot Banjarmasin seleksi Direktur Perumda Pasar Baiman
