Banjarmasin (ANTARA) - Tim SAR gabungan menemukan seorang balita perempuan bernama Arianti (2,5) dalam keadaan selamat yang sempat hilang selama dua hari di Desa Malinau, Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana di Banjarmasin, Sabtu, mengatakan korban ditemukan pagi tadi sekitar pukul 07.15 Wita di titik koordinat 02°51'31" S – 115°26'00" E, atau sekitar satu kilometer dari lokasi hilang saat kejadian.
Baca juga: SAR Banjarmasin sisir hutan dan sungai cari balita hilang di Loksado
“Setelah dua hari pencarian intensif, Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan balita yang sebelumnya dilaporkan hilang di Desa Malinau pada Kamis (6/11),” ujar dia.
Putu mengapresiasi seluruh unsur SAR karena berhasil menemukan korban dalam keadaan selamat dan langsung dievakuasi ke rumah keluarganya.
“Operasi pencarian sempat mengalami kendala karena sinyal komunikasi yang lemah, namun berkat koordinasi lintas instansi dan dukungan masyarakat, proses pencarian dapat diselesaikan dengan cepat dan efektif,” tuturnya.
Setelah berhasil menemukan korban, Tim SAR gabungan melaksanakan debriefing evaluasi operasi sebelum kembali ke satuan masing-masing.
Baca juga: Korban kapal batubara tenggelam di Sungai Barito ditemukan meninggal
Putu mengatakan keberhasilan ini berkat sinergi dan kesiapsiagaan seluruh unsur SAR, termasuk warga setempat yang aktif dalam penanganan keadaan darurat di wilayah pegunungan dan perairan seperti di Loksado.
Sebelumnya, korban balita itu sempat dilaporkan hilang, korban terakhir terlihat saat bermain bersama kakaknya di sekitar halaman rumah tetangga di Dusun Bidukun RT 3. Hingga akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat setelah dua hari operasi pencarian.
Seluruh unsur SAR yang terlibat di antaranya Unit Siaga SAR Tapin, Polsek Loksado, BPBD Kabupaten HSS, TAGANA Kabupaten HSS, PMK PANGDAM, Amandit Rescue, KBPK HSS, Kecamatan Loksado, FKDM Kecamatan Loksado, RAPI 06 Tapin, BPK Al – Ihya, Rescue Lok Mahan dan masyarakat setempat.
Baca juga: Satu korban hilang usai kapal kelotok batu bara tenggelam di Sungai Barito
