Banjarbaru (ANTARA) - Polda Kalimantan Selatan menyiagakan sebanyak 1.200 personel untuk tugas penanganan tanggap darurat bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.
"Personel siap siaga diterjunkan membantu penanggulangan bencana akibat musim hujan," kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan di Banjarbaru, Rabu.
Selain pengerahan kekuatan personel, Polda Kalsel juga menyiapkan berbagai macam untuk mendukung kerja penanggulangan bencana alam di lapangan.
Yudha menyebut baru saja tiba dua unit kendaraan dapur lapangan dari Korps Brimob Polri.
Rencananya Polda Kalsel juga akan mendapatkan lagi bantuan dua unit kendaraan dapur lapangan dari Korps Sabhara.
"Dengan segala kesiapan baik personel maupun peralatan pendukung lainnya, kami berharap penanganan tanggap bencana bisa lebih optimal," jelasnya.

Diketahui Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim hujan di wilayah Indonesia terjadi pada bulan November hingga Desember 2025.
Berdasarkan analisis BMKG, curah hujan tinggi hingga sangat tinggi berada pada kisaran di atas 150 milimeter per dasarian yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia termasuk di Kalimantan Selatan.
