Kandangan, Kalsel (ANTARA) - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Muhammad Noor menargetkan seluruh proses rehabilitasi wisata air panas Tanuhi Kecamatan Loksado dapat rampung sebelum Natal, atau 24 Desember 2025.
“Semoga dapat selesai tepat waktu karena hingga saat ini pekerjaan rehabilitasi sudah mencapai lebih dari 50 persen, dan diharapkan bisa digunakan masyarakat mulai 24 Desember,” ujar Muhammad Noor di Loksado, Rabu.
Baca juga: Meratus Dayak towards economically independent thanks to bamboo rafting
Ia menjelaskan sejumlah perbaikan yang dilakukan meliputi peremajaan bangunan, pembenahan area kolam termasuk pagar depan dan belakang, serta penambahan fasilitas pendukung lainnya.
Langkah tersebut, lanjut Sekda Noor, merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten HSS untuk meningkatkan kualitas wisata daerah, khususnya objek wisata unggulan yang menjadi kebanggaan masyarakat.
“Dengan sentuhan perbaikan ini, kami ingin wisata air panas Tanuhi tampil lebih indah, nyaman, dan menarik bagi wisatawan,” ucapnya.
Dari hasil peninjauan di lapangan, progres pembangunan mencapai lebih dari 50 persen dan pengerjaan terus dikebut agar fasilitas baru serta tampilan lokasi dapat segera dinikmati pengunjung.
Baca juga: Menilik Loksado situs Geopark Meratus sebagai KSPN
Proyek rehabilitasi wisata air panas Tanuhi bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten HSS Tahun Anggaran 2025 dengan nilai proyek mencapai Rp2,8 miliar.
Ruang lingkup pekerjaan meliputi rehabilitasi cottage, toilet dan plafon di luar ruang resepsionis, mushala, Dermaga Bamboo Rafting Niih, serta pagar depan dan belakang, saluran air, hingga pembangunan panggung terbuka di area objek wisata tersebut.
Usai rehabilitasi rampung, Noor berharap wisata air panas Tanuhi dapat kembali menjadi destinasi favorit wisatawan lokal maupun luar daerah menjelang libur Natal dan Tahun Baru.
Baca juga: DKP Kalsel bagikan 200 paket makanan ikan olahan bagi anak di Loksado
