Kandangan (ANTARA) - Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Dispera KPLH ) Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), menyalurkan ratusan Bantuan Rumah Swadaya (BRS) Tahun 2025 bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
"Program ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat mewujudkan hunian yang layak dan sehat," kata Sekretaris Daerah (Sekda) HSS H Muhammad Noor dalam sambutan di Kandangan, Senin.
Dijelaskan sekda, walaupun bantuan ini mungkin belum sepenuhnya mencukupi untuk memperbaiki rumah, namun menjadi tambahan yang sangat berarti bagi masyarakat.
Baca juga: Sekda HSS ikuti retreat dan sinkronisasi program LPNK-pemda
Bantuan rumah swadaya ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, di samping program-program pemberdayaan ekonomi lainnya yang terus digalakkan.
Ia juga berharap agar seluruh penerima bantuan dapat bekerja sama dengan fasilitator dan tenaga pendamping agar pembangunan rumah selesai tepat waktu, yaitu paling lambat pada bulan Desember 2025, serta sesuai dengan ketentuan teknis yang berlaku.
“Kami berharap pendamping dan fasilitator dapat terus mengawal pelaksanaan program ini agar selesai tepat waktu dan hasilnya baik. Semoga rumah yang dibangun bisa menjadi tempat tinggal yang nyaman, sehat, dan membawa berkah bagi keluarga,” harap sekda.
Sebelumnya, Kepala Dinas Dispera KPLH HSS Susilo Adianto, melaporkan tahun 2025 ini terdapat 130 unit rumah yang menerima BRS.
Baca juga: Sekda HSS: Data sebagai landasan perencanaan pembangunan
Diterangkan Susilo, bantuan tersebut tersebar di dua kecamatan, yakni di Kecamatan Kalumpang dan Kandangan.
"Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp25 juta, dengan rincian Rp22 juta untuk bahan bangunan dan Rp3 juta untuk upah tukang, yang disalurkan melalui Bank Kalsel Cabang Kandangan," ujar Susilo.
Susilo menambahkan, program ini bertujuan meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni agar menjadi hunian yang layak, dan sehat.
