Rabu, 18 Oktober 2017

DPO Tahanan Kabur Polsekta Banjarmasin Selatan ditangkap Di Kaltim

id tahan kabur, DPO
DPO Tahanan Kabur Polsekta Banjarmasin Selatan ditangkap Di Kaltim
Tahan kabur Hendra Cipta akhirnya berhasil ditangkap di wilayah Kaltim. (Antarakalsel/foto/ist)
Tahanan yang kabur setahun yang lalu itu berhasil ditangkap oleh tim gabungan dari Unit Resmob Polda Kaltim dan Unit Reskrim Polsekta Banjarmasin Selatan,
Banjarmasin,  (Antaranews Kalsel) - Polisi akhirnya berhasil menangkap seorang tahanan yang kabur dari Rumah Tahanan Polsekta Banjarmasin Selatan, di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim).

"Tahanan yang kabur setahun yang lalu itu berhasil ditangkap oleh tim gabungan dari Unit Resmob Polda Kaltim dan Unit Reskrim Polsekta Banjarmasin Selatan," kata Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol M Andi Wijaya melalui Kanit Reskrim Iptu Sisworo di Banjarmasin, Minggu.

Dia mengatakan, penangkapan terhadap tahanan kabur bernama Hendra Cipta itu dilakukan pada Jumat (11/8) sore, sekitar pukul 17.00 WITA.

Saat dilakukan penangkapan Hendra yang terjerat kasus narkotika itu nampak pasrah dan tanpa melakukan perlawanan sedikit pun.

"Yang kabur saat itu ada tiga tahanan, untuk dua tahanan sudah tertangkap lebih dulu tidak lama usai kejadian dan Hendra ini yang terakhir ternyata dia di Kaltim," ucap mantan Kanit Reskrim Polsekta Banjarmasin Barat itu.

Sisworo terus mengatakan, dengan tertangkapnya Hendra Cipta itu maka semua tahanan yang kabur dari Rumah Tahanan Polsekta Banjarmasin Selatan telah berhasil diringkus.

"Alhamdilillah pekerjaan rumah terhadap kasus tahanan kabur sudah selesai, sekarang anggota sedang menjemput Hendra ke Kaltim," tuturnya.

Untuk diketahui tiga orang tahanan kabur dari Rumah Tahanan Polsekta Banjarmasin Selatan, itu terjadi pada Sabtu (16/4/2016) pagi.

Sebanyak tiga tahanan yang kabur itu dua orang di antaranya terjerat kasus narkoba dan satunya lagi kasus penggelapan.

Sedangkan nama tiga tahanan yang kabur saat kejadian itu diketahui bernama Hendra Cipta (32) kasus Narkoba,Haryo Sugiat terjerat kasus Narkoba dan Alanuri kasus penggelapan.

Editor: Gunawan Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga