Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengajukan sebanyak 3.500 sasaran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) akhir 2025 ke Kementerian Sosial RI.
Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin Nuryadi di Banjarmasin, Kamis, menyampaikan pengajuan ini untuk penyaluran BLTS pada Oktober, November dan Desember 2025.
Bantuan ini, ujarnya, diperuntukkan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari kategori desil 1 hingga 4 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTSE).
Baca juga: Kemensos: BLTS Rp900 ribu melalui PT Pos tunggu proses validasi
Saat ini, ungkap Nuryadi, data tersebut dalam tahapan verifikasi di lapangan. Daerah diminta memverifikasi ulang data desilnya.
"Verifikasi ulang ini dilakukan, karena sebelumnya ada kuota penerima bantuan yang sudah disalurkan," terang Nuryadi.
BLTS ini disalurkan langsung oleh Kemensos, sedangkan Dinsos Banjarmasin hanya memberikan data penerima.
"Adapun nominal bantuan yang disalurkan sebesar Rp300 ribu per bulan. Jika dihitung 3 bulan, maka ada sekitar Rp900 ribu yang akan didapat penerima hak," ujarnya.
Baca juga: Penerimaan bantuan sosial di Banjarmasin naik jadi 70 ribu KK pada 2022
Dia berharap di akhir Oktober ini, verifikasi data sudah selesai hingga bisa segera BLTS dari Kemensos tersalurkan kepada yang berhak.
"Mudah-mudahan pertengahan November sudah cair dan bisa diterima warga penerima," ujarnya.
Anggota DPRD Kota Banjarmasin A Husaini berharap penyaluran BLTS ini sesuai harapan, yakni tepat sasaran dan berjalan lancar.
Dia pun meminta verifikasi data penerima BLTS valid hingga tidak ada warga yang berhak tertinggal.
"Jangan sampai malah yang mampu mendapatkannya, jadi kita awasi sama-sama," ujarnya.
