Rabu, 18 Oktober 2017

Polisi Adang Warga Usai Sholat Jumat

id Tapin, pemkab tapin, rantau
Polisi Adang Warga Usai Sholat Jumat
Kapolsek Tapin serahkan maklumat Kapolda kepada jamaah seusai sholat jumat (M Husein Asyari)
Kita laksanakan ini bukan untuk melakukan penggeledahan atau razia, namun untuk membagikan selebaran yang berisikan maklumat dari Kapolda Kalsel Brigjen Pol H Rachmad Mulyana
Rantau, (Antaranews Kalsel) - Anggota jajaran Polsek Tapin Selatan Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, mengadang  masyarakat daerah tersebut yang usai  shalat Jumat di Mesjid At-Taqwa Desa Suato Tatakan Kecamatan Tapin Selatan, Jumat (11/8).

Seusai melaksanakan salat Jumat, anggota Polsek Tapin Selatan langsung melakukan penjagaan di areal parkir kendaraan roda empat dan dua dan di depan pintu gerbang mesjid tersebut.

"Kita laksanakan ini bukan untuk melakukan penggeledahan atau razia, namun untuk membagikan selebaran yang berisikan maklumat dari Kapolda Kalsel Brigjen Pol H Rachmad Mulyana," ujar Kapolsek Tapin Selatan IPTU Embang Pramono kepada wartawan Antarakalsel.com

Dijelaskan Embang, kegiatan ini adalah salah satu strategi timnya dalam mensosialisasikan pencegahan terjadinya  Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sesuai maklumat Kapolda Kalsel.

"Kita ingin maklumat Kapolda tentang karhutla ini langsung sampai kepada masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, seusai senam pagi Jumat bersama, Kapolsek mengajak warga Kelurahan Tambarangan ikut berperan dalam mensosialisasikan pencegahan karhutla di wilayah hukumnya.

"Tadi pagi ini seusai melaksanakan senam pagi Jumat bersama, kita mengajak masyarakat untuk melakukan aksi bersih-bersih dan sosialisasi pencegahan Karhutla," ujar Kapolsek.

Sementara itu, Susanto warga yang ikut turun dalam sosialisasi Karhutla tersebut mengatakan bahwa iya merasa senang dengan adanya kegiatan ini dan dikut sertakannya warga dalam sosialisasi ini.

"Semoga dengan ini, warga lain sadar akan bahaya karhutla, selain melawan hukum, akibat dari Karhutla ini juga sangat berdampak negatif bagi masyarakat banyak," ujarnya.

Editor: Muhammad Husien Asy'ari

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga