Marabahan (ANTARA) - Bupati Barito Kuala (Batola),Kalimantan Selatan, H Bahrul Ilmi meluncurkan Kartu Siap Kerja Batola, program unggulan yang dijalankan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat tahun 2025, di Aula Mufakat Marabahan, Senin.
"Kartu Siap Kerja Batola ini sudah ditunggu-tunggu masyarakat di Batola," ujar Bupati Batola H Bahrul Ilmi, selepas meluncurkannya.
Menurut dia, peluncuran Kartu Siap Kerja Batola tersebut sesuai dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Batola 2025-2030.
"Melalui program tersebut kita telah menyiapkan bagi generasi muda agar tidak kesulitan lagi mencari pekerjaan," ucapnya.
Terkait program tersebut, bupati mengucapkan terimakasih atas dukungan dan pengawalan dari Batalyon Zeni Tempur (Zipur) Banjarbaru.
Baca juga: Batola gelar pelatihan berbasis kompetensi
Sekretaris Daerah Batola H Zulkipli Yadi Noor menambahkan, program tersebut beda dengan program-program yang lain karena yang disasar adalah angkatan kerja di Batola.
"Dengan program tersebut kita link and match dengan lapangan kerja," terangnya.
Dia mengungkapkan, dengan memiliki Kartu Siap Kerja Batola dan mendapatkan pelatihan, maka dijamin setelah lulus nanti akan mendapat pekerjaan.
"Tentu ini ke depannya akan menurunkan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Batola," terang H Zulkipli Yadi Noor.
Saat ini angka pengangguran di Batola, sebut dia, sudah rendah sekitar 3,2 persen dan diharapkan turun lagi.
"Jadi intinya kita menyasar angkatan kerja yang masih belum bekerja dan program tersebut akan berlanjut. Berapapun angkatan kerja akan kita sasar sesuai minat dan lapangan kerjanya. Hari ini Pa Bupati mengarahkan ke jurusan las dan ekskavator," tegas Sekda Batola.
Baca juga: SDM berkualitas di Batola harus dibekali pengetahuan dan kompetensi
Sementara, Danzipur VIII Gawi Manuntung Banjarbaru Mayor CZI Hendrik Pardamaian Hutagalung mengucapkan terimakasih kepada Bupati Batola, Sekda Batola dan Plt Kadisnakertrans Batola karena pihaknya dilibatkan dalam mendukung program Presiden Prabowo mengentaskan kemiskinan dan menurunkan angka pengangguran.
"Peserta nanti akan dilatih di Denzipur VIII Gawi Manuntung di Banjarbaru karena kita punya fasilitas dan instruktur di sana. Dan lebih penting menyiapkan kader-kader ini untuk siap kerja," terang Mayor H P Hutagalung.
Terpisah, Plt Kadisnakertrans Batola Arif Widodo menerangkan, ada tiga program pelatihan disiapkan: Kursus Operator Sarana Industri dan Pemagangan serta Penempatan, Pelatihan Dunia Kerja Alumunia Metal, dan Pengelasan dan Pelatihan Pembuatan Sasirangan dan Ngebordir
"Untuk pelatihan reguler yang kami laksanakan adalah Balai Latihan Kerja (BLK). Ada empat jurusan, yaitu otomotif, menjahit, komputer dan pengolahan hasil pertanian," paparnya.
Dari program tersebut, dia berharap, bisa mengurangi pengangguran terbuka karena Batola memiliki angka partisipasi tinggi sekitar 73,04 persen.
"Jadi dengan angkatan kerja yang tinggi ini potensi dan bisa jadi ancaman. Kalau kita bisa mengelola dengan baik dan mereka mampu bekerja, maka mereka menjadi faktor ekonomi yang baik," demikian tandasnya.
