Banjarbaru (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah memulihkan 100 persen sistem kelistrikan yang sempat mengalami gangguan pada dua provinsi bertetangga itu yang terjadi, Senin (13/10) pukul 00.15 WITA.
Keterangan tertulis Humas PT PLN UID Kalselteng di Banjarbaru, Senin, pasokan listrik seluruh pelanggan sudah normal kembali sehingga tidak ada gangguan aliran listrik yang dialami ratusan ribu pelanggan dua provinsi tersebut.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalselteng Iwan Soelistijono mengatakan, ratusan personel gabungan lintas unit telah dikerahkan untuk merespons cepat gangguan dan bekerja maksimal guna mempercepat penormalan pasokan listrik.

"Seluruh sistem kelistrikan di wilayah Kalselteng berhasil pulih sepenuhnya dan personel tetap bersiaga untuk memastikan pasokan listrik andal, khususnya prioritas pada sektor vital di antaranya rumah sakit, fasilitas pemerintahan, pusat komunikasi, hingga pusat pelayanan publik," ujar Iwan dalam keterangan tertulis.
Iwan mengatakan, PLN terus melakukan evaluasi menyeluruh guna memperkuat keandalan sistem kelistrikan, sehingga masyarakat dapat menikmati pasokan listrik yang andal sebagaimana biasanya.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dirasakan oleh pelanggan, sekaligus apresiasi atas dukungan seluruh stakeholder dan masyarakat selama proses pemulihan," ucapnya.
Dikatakan, jika masyarakat pada dua provinsi itu mengalami kendala atau kebutuhan terkait kelistrikan, PLN mengimbau masyarakat melaporkan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123.
Baca juga: PLN Kalselteng simulasikan tanggap darurat gempa antisipasi bencana
Baca juga: Petugas Yantek PLN garda terdepan siaga layanan kelistrikan 24 jam
