Minggu, 22 Oktober 2017

Kalsel Konsisten Kawal Kebijakan Pengendalian Inflasi

id Gubernur
Kalsel Konsisten Kawal Kebijakan Pengendalian Inflasi
Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor di dampingi Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyempatkan diri ikut membakar ikan di salah satu stand di arena Pasar Wadai Ramadan 1438 Hijriah di depan kantor Walikota Bajarmasin, Sabtu (26/5). Foto Antaranews Kalsel/Herry Murdy Hermawan ()
Kita akan terus melakukan pemantapan sinergitas antarinstansi untuk menekan inflasi,
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama dinas dan instansi terkait konsisten mengawal kebijakan pengendalian inflasi melalui berbagai program dan kegiatan yang kini terus dilakukan.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor usai mengikuti rapat koordinasi nasional Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Jakarta, Kamis, mengatakan, pihaknya tetap konsisten mengawal kebijakan pengendalian inflasi pemerintah dan mensinergikannya di tingkat daerah.

"Kita akan terus melakukan pemantapan sinergitas antarinstansi untuk menekan inflasi," kata Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, usai mengikuti rapat bersama dengan para gubernur, bupati dan wali kota seluruh Indonesia.

Gubernur berharap pascarakornas ini, pemerintah provinsi, kota dan kabupaten melalui Tim Pengendali Inflasi di masing-masing daerah segera merumuskan upaya-upaya nyata untuk mengamankan kebijakan nasional di bidang pengendalian inflasi sebagaimana harapan presiden.

"Kata kuncinya pemantapan sinergitas dan koordinasi antarinstansi terkait. Dan untuk di Kalimantan Selatan semua telah terkoordinasi dengan baik sesuai dengan tugas dan peran masing-masing," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo saat membuka Rakornas Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) 2017 mengatakan kunci mengelola ekonomi baik di tingkat kabupaten, kota dan provinsi maupun tingkat negara adalah pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

Sebab itu dia menekankan daerah dapat menjaga pertumbuhan ekonomi dan menekan inflasi ke tingkat yang rendah.

"Seluruh pemerintah daerah saya harap bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan bagaimana menekan inflasi serendah rendahnya," katanya.

Presiden mengaku sangat bersyukur, Indonesia mampu mempertahankan inflasi di level terendah. Menurut dia, capaian ini hasil kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta dari Bank Indonesia (BI).

"Alhamdulillah tadi sudah disampaikan Gubernur BI pada 2015, inflasi kita berada di angka 3, 35. Kemudian di 2016 3,02 persen dan kuartal satu berada pada angka kisaran 4 persen. Artinya kita sudah mulai masuk ke era inflasi rendah Ini berkat saudara semuanya yang tahu betul apa itu fungsi inflasi," terang Jokowi.

Editor: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Top News
Baca Juga