Batulicin (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, mengenalkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) atau produk loka di "Bumi Bersujud" melalui event Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025 di Tanggerang, Provinsi Banten.
"Produk lokal yang menjadi andalan pemerintah daerah adalah kain tenun khas Pagatan serta beragam olahan kuliner lainnya,"kata Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, di Batulicin Senin.
Bupati mengatakan, pada momen itu pemerintah daerah juga menerima penghargaan Stand Kategori Inovatif pada gelaran Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025.
Baca juga: Menteri Maman dan Hanif motivasi pelaku UMKM di Tanah Bumbu
Penghargaan yang diraih ini bukan sekadar simbol pencapaian, tetapi menjadi bukti nyata bahwa kreativitas dan semangat Tanah Bumbu dalam mengangkat potensi daerah telah mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Harapannya, produk-produk ini semakin dikenal, diminati, dan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Sehingga, berdampak pada meningkatnya kesejahteraan pelaku UMKM.
Pada AOE 2025 ini, Pemkab Tanah Bumbu juga menggandeng Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Tanah Bumbu.
Keikutsertaannya pada ekspo ini memperkuat branding Tanah Bumbu sebagai kabupaten yang kaya akan sumber daya alam, budaya, dan kuliner lokal.
"Pemerintah terus memfasilitasi pelaku UMKM di "Bumi Bersujud" menuju pasar nasional," tutupnya.
Baca juga: ULM pamerkan hasil KKN Tematik mahasiswa di Tanah Bumbu
Pewarta: Sujud MarionoEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.