Banjarmasin (ANTARA) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan menyelenggarakan pelatihan keterampilan menjahit tas Ssasirangan dan kerajinan manik-manik melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Rumah Disabilitas Borneo, Banjarmasin.
Kegiatan yang diikuti 20 peserta itu juga dirangkai dengan penyerahan alat bantu disabilitas senilai Rp50 juta melalui program Sahabat Inspiratif, berupa lima kursi roda, lima tongkat netra, serta 20 pasang sepatu khusus bagi penyandang cerebral palsy.
Baca juga: PLN-Pelindo tingkatkan daya listrik Pelabuhan Trisakti Banjarmasin
“Kami percaya keberlanjutan pelatihan ini sangat penting agar peserta dapat menguasai keterampilan secara optimal dan meningkatkan kemandirian mereka," kata Supervisor TJSL Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan, Diah Sri Hadiati dikonfirmasi Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa.
Program ini turut dihadiri perwakilan Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin, serta instruktur dari D’Lamiz.
Selain peserta dari Rumah Disabilitas Borneo, Pelindo pula menghadirkan lima orang dari Kampung Wisata Religi Kubah Basirih, desa binaan Pelindo, sehingga diharapkan dampak program semakin luas.
Ketua Rumah Disabilitas Borneo Norhidayah mengapresiasi terhadap dukungan konsisten Pelindo melalui program pemberdayaan tersebut.
Baca juga: Pelindo Batulicin meriahkan HUT ke-80 RI dengan lomba antar instansi
“Kami sangat terbantu dengan adanya program Sahabat Inspiratif ini, peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan baru, tetapi juga motivasi untuk lebih percaya diri dan mandiri,” ujarnya.
Sementara itu, instruktur Hamdanah dari D’Lamiz, memberikan pelatihan dasar dan lanjutan menjahit tas berbahan kain Sasirangan.
Kegiatan ini diharapkan membuka peluang usaha baru sekaligus melestarikan kain khas Kalimantan Selatan sebagai identitas budaya lokal.
Program Sahabat Inspiratif Pelindo telah berjalan sejak 2023 dan berlanjut pada 2024, serta kembali diperkuat dengan tujuan menciptakan kemandirian ekonomi bagi penyandang disabilitas pada 2025.
Melalui sinergi bersama pemerintah, lembaga pelatihan, dan komunitas, Pelindo berkomitmen menghadirkan inisiatif sosial yang berdampak nyata agar penyandang disabilitas memiliki kesempatan setara untuk berkembang dan berkontribusi bagi masyarakat.
Baca juga: Pelindo Batulicin-PWI Tanah Bumbu perkuat sinergi sebar informasi
