Camat Pugaan Farith Yusriannur Riza di Tabalong, Kamis, mengatakan pembangunan kawasan tersebut bertujuan mewujudkan pertanian terintegrasi sebagai upaya strategis menciptakan kemandirian pangan di wilayahnya.
Baca juga: Pemkab Tabalong libatkan warga Desa Pugaan kembangkan benih ikan gabus
“Pembangunan Jirak Food Cluster ini menggunakan dana desa sebesar Rp250 juta untuk membuka kawasan agar bisa dioptimalkan pemanfaatan,” ujar Farith.
Menurut dia, pembukaan lahan tidur di kawasan tersebut meliputi pembangunan jalan usaha tani dan kanal sebagai sistem tata kelola air yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di tiga desa, yakni Desa Jirak, Desa Tamunti, dan Desa Pampanan.
Farith juga berharap pelaksanaan karya bakti TNI dapat mendukung program ini dengan membuka jalan penghubung sepanjang 3,5 kilometer dari Desa Jirak ke Desa Tamunti dan Desa Pampanan.
Sementara itu, Kepala Desa Jirak Pansyah, menyampaikan bahwa rencana pembukaan kawasan lahan tidur ini telah dirancang sejak 2023 dan mulai direalisasikan pada 2025.
Baca juga: Balita Desa Sei Rukam 2 dapat makanan gratis cegah stunting
“Kita mengalokasikan dana sekitar 20 persen untuk mendukung ketahanan pangan, salah satunya pembangunan Jirak Food Cluster sebesar Rp250 juta,” ujar Pansyah.
Kepala UPT Pemeliharaan Jalan, Jembatan, dan Pengairan Wilayah 1 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tabalong Edy Gunawan menyebutkan jalan usaha tani yang dibangun di kawasan Jirak Food Cluster memiliki spesifikasi panjang 3,5 kilometer, lebar bawah 6 meter, lebar atas 4 meter, dan tinggi 2 meter.
“Jirak Food Cluster ini juga bisa dimanfaatkan untuk pengembangan agrowisata di Kecamatan Pugaan, khususnya Desa Jirak,” kata Edy.
Ia menambahkan, pembangunan jalan usaha tani sepanjang 3,5 kilometer diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp600 juta. Saat ini, capaian pekerjaan telah mencapai 250 meter menggunakan alat berat ekskavator.
Baca juga: Ruas Jalan Raya Di Desa Pugaan Amblas
Pewarta: Herlina LasmiantiEditor : Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026