Jakarta (ANTARA) - Panglima Komando Armada (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya TNI Denih Hendrata memastikan seluruh penumpang KM Barcelona di perairan Manado telah dievakuasi petugas.

"Dipastikan seluruh korban sudah dievaluasi," kata Denih dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Minggu.

Baca juga: Penumpang kebakaran KM Barcelona 5 dievakuasi ke Pulau Gangga II

ANTARA pun sempat mendapat video yang memperlihatkan kondisi kapal yang terbakar setelah proses evakuasi selesai. Terlihat beberapa sisi kapal bercorak hitam karena hangus terbakar.

Di saat yang sama, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) VIII Manado, Laksamana Pertama TNI May Franky Pasuna Sihombing, mengatakan tercatat ada 280 penumpang yang telah dievakuasi petugas. Dari 280 penumpang, tiga penumpang dinyatakan meninggal dunia.

"Untuk sementara dari 280 orang tersebut ada tiga orang yang meninggal namun infonya karena sakit bukan karena terbakar," kata Franky.

Hingga saat ini proses pemeriksaan masih dilakukan untuk memastikan tidak ada penumpang yang tertinggal di kapal.

Baca juga: KM Barcelona terbakar, Pelindo siapkan fasilitas kebutuhan evakuasi

Kapal KM Barcelona diketahui terbakar di Perairan Talise, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) pada Minggu (20/7) siang ini.

Kapal yang membawa penumpang dari Talaud menuju Kota Manado itu terbakar saat di tengah perjalanan, memperlihatkan asap tebal yang mengepung kapal diduga berasal dari dek atas kapal.

Semua penumpang berhamburan ke luar untuk selamatkan diri. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

KM Barcelona merupakan kapal yang mengangkut penumpang Rute Manado-Tahuna, Manado-Talaud dan rute kepulauan lainnya.

Baca juga: Polda Kalsel selidiki kapal DLU tabrak tali tongkang batu bara di perairan Barito
 

 




Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TNI AL pastikan suruh penumpang KM Barcelona telah dievakuiasi

Pewarta: Walda Marison
Editor : Taufik Ridwan

COPYRIGHT © ANTARA 2026