ada dua masyarakat yang meninggal dunia

Baca juga: Polisi dan dua warga tewas saat pesta pernikahan anak Dedi Mulyadi

"Kemudian informasi yang kita dapatkan dari Polres Garut, bersama juga, ada dua masyarakat yang meninggal dunia. Untuk identitas masih menunggu konfirmasi," ucap dia.

Polda Jabar kini tengah berkoordinasi dengan pihak penyelenggara acara untuk mengevaluasi sistem pengamanan, terutama manajemen kerumunan.

"Kemudian kami koordinasikan kembali untuk pengamanan ini oleh penyelenggara acara, bagaimana proses dari perencanaan juga kegiatan ini," katanya.

Sebelumnya, seorang anggota Polres Garut Garut Bripka Cecep Saeful Bahri (39) dan dua warga sipil dilaporkan meninggal dunia akibat kericuhan saat pesta pernikahan Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina dengan putra dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Maula Akbar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Slamet Garut, Jawa Barat, Jumat, menyebutkan dua warga yang meninggal dunia, yakni VA (8) warga Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, dan Dewi Jubaeda (61).

Baca juga: Gubernur Jabar cabut izin tambang di Gunung Kuda usai longsor

Orang tua dari anak yang meninggal dunia, Mela Puri membenarkan anaknya menjadi korban dalam kericuhan di kawasan Pendopo Garut, yang saat ini jenazah VA sudah di Rumah Sakit Umum Dr Slamet Garut.

"Iya, anak saya (meninggal)," kata Mela di RSUD dr Slamet Garut.
 

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Taufik Ridwan

COPYRIGHT © ANTARA 2026