Saya minta camat dan kepala desa aktif mensosialisasikan rencana ini. Jangan sampai ada warga merasa kehilangan haknya,
Pelaihari (ANTARA) - Bupati Tanah Laut, Kalimantan Selatan H Rahmat Trianto meninjau rencana pembangunan Desa Terpadu di Desa Bukit Mulia, Kecamatan Kintap sebagai solusi relokasi warga dari wilayah aktivitas pertambangan, Selasa.
Dalam pertemuan bersama jajaran pemerintah desa, kecamatan serta perwakilan PT Arutmin Indonesia Site Kintap, Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto menegaskan, pentingnya kehadiran negara dalam menjawab persoalan di lapangan.
Baca juga: Gunakan motor, Mensos tinjau bantuan di Desa Sungai Pitung Batola
Menurut dia, relokasi bukan semata urusan fisik, tetapi juga harus memperhitungkan nilai sosial, ekonomi dan psikologis masyarakat.
"Penggantian lahan dan rumah warga harus benar-benar memberi manfaat lebih, bukan sekadar memindahkan lokasi tinggal," ucapnya, saat melakukan kunjungan ke kawasan Desa Bukit Mulia .
Bupati mengapresiasi langkah perusahaan merencanakan pembangunan Desa Terpadu di lokasi baru yang lebih aman dan strategis.
Namun, H Rahmat Trianto menekankan, pentingnya pendekatan persuasif dan keterbukaan informasi kepada warga.
Baca juga: Warga Desa Sungai Rutas adukan perusahan sawit ke DPRD Tapin
“Saya minta camat dan kepala desa aktif mensosialisasikan rencana ini. Jangan sampai ada warga merasa kehilangan haknya,” tegasnya.
Pewarta: AriantoEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.